Selasa, 06 Apr 2021 18:17 WIB

Heboh Prof Muradi Tantang Era Setyowati Tes DNA, Begini Cara Kerjanya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Era Setyowati Foto: Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Jakarta -

Baru-baru ini nama Era Setyowati heboh jadi sorotan publik. Wanita yang juga menjadi Miss Landscape Indonesia 2019 mengaku punya anak dari 'Prof M'. Belakangan, muncul Profesor Muradi, bos BUMN yang juga guru besar sebuah perguruan tinggi di Bandung, menyampaikan bantahan atas pengakuan tersebut.

Profesor Muradi angkat bicara melalui kuasa hukumnya Patrice Rio Capella menegaskan tak berhubungan dengan Era Setyowati apalagi hingga memiliki anak.

"Klien kami menyampaikan bahwa tes DNA saja," jelas Patrice di Kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/4/2021).

Sementara kuasa hukum Era Setyowati, Razman Arif Nasution, mengaku tak keberatan akan tantangan tersebut.

"Kalau dia merasa fitnah, merasa difitnah, ya sudah nanti kita buat tes DNA. Silakan lapor polisi, tes DNA. Kan kita siap tes DNA," tambahnya menjawab tantangan.

Sebenarnya bagaimana tes DNA bisa mencocokkan pola genetik anak dan sang ayah?

Dalam sebuah wawancara dengan detikcom, pakar genetika dr Helena Suryadi, MS, Wakil Kepala Laboratorium DNA Forensik Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, menjelaskan bahwa tes DNA untuk mengidentifikasi pewarisan genetik dilakukan dengan membandingkan pola DNA seperti sosok ayah yang diduga dari anak tersebut.

Pengambilan sampel untuk tes DNA paternitas ini bisa dari darah atau usapan selaput lendir pada wilayah bibir bagian dalam. Nantinya, ada lebih dari 20 marka autosom yang bisa dibandingkan bagaimana pewarisan hubungan antara ayah dan sang anak.

"Kalau masing-masing cocok, maka 99,999 persen adalah anak biologis," kata dr Helena, Selasa (6/3/2019).

Bagaimana ukuran tes DNA cocok atau tidak?

Menurutnya, dari 20 marka autosom, kalau ada tiga yang tak cocok sudah bisa dipastikan bukan anak biologis. Tes DNA yang dikenal dengan tes paternitas ini memiliki akurasi yang sangat tinggi.

"Kalau ada 3 saja yang tidak cocok, sudah bukan anak biologis," lanjutnya.



Simak Video "Mengenal Tes DNA yang Digunakan untuk Identifikasi Korban JT 610"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)