Selasa, 20 Apr 2021 21:40 WIB

Seperti India, 5 Negara Asia Ini Juga Mengalami Ledakan COVID-19 Gila-gilaan

Ardela Nabila - detikHealth
Corona virus under magnifying glass. Observation made by virologists in the laboratory with microscope.  Red heart shaped coronavirus being mutated through genome modification. 3D rendering. Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/Stockcrafter)
Jakarta -

India mengalami ledakan kasus COVID-19 beberapa waktu belakangan. Bahkan, kasus kematian hariannya telah mencetak rekor baru. Hingga saat ini, total keseluruhan kasus positif COVID-19 di India telah mencapai 15.321.089 kasus.

Meski vaksinasi sedang berlangsung, lonjakan kasus COVID-19 di India masih terus terjadi. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, salah satu faktor utamanya adalah karena kurangnya disiplin menerapkan protokol kesehatan

Faktor lainnya adalah adanya varian baru mutasi ganda yang memicu gelombang baru infeksi. Bahkan, saat ini India menjadi negara nomor dua di dunia dengan jumlah kasus COVID-19 paling banyak.

Dikutip detikcom dari berbagai sumber, berikut 5 negara Asia selain India yang ternyata juga mengalami lonjakan kasus COVID-19, yaitu:

1. Thailand

Thailand melaporkan adanya lonjakan kasus COVID-19 dengan adanya varian Corona B117 yang lebih mudah menular. Per Selasa (20/4/2021), Thailand mencatat sebanyak 1.443 kasus baru dan 4 kasus kematian akibat COVID-19 dengan total keseluruhan kasus berjumlah 45.185 dan kasus fatal sebanyak 108.

Namun, Otoritas Kesehatan Thailand meyakini publik bahwa saat ini negaranya memiliki cukup bed di rumah sakit. Menteri Kesehatan Thailand juga telah meminta rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas ICU hingga 50 persen.

2. Pakistan

Pada Minggu (18/4/2021), Pakistan mengalami lonjakan kasus COVID-19 gelombang kedua tertinggi di negaranya. Menurut laporan, jika jumlah kasus terus meningkat, maka pasokan oksigen di Pakistan dikhawatirkan tidak akan mencukupi. Dengan demikian, Pemerintah Pakistan telah membatasi aktivitas pada area yang mengalami lonjakan kasus serta mewajibkan penggunaan masker.

3. Bangladesh

Pada Senin (19/4/2021), Pemerintah Bangladesh kembali memutuskan untuk menerapkan lockdown selama seminggu. Keputusan tersebut diambil setelah negara dengan jumlah penduduk lebih dari 160 juta jiwa itu mengalami peningkatan kasus infeksi COVID-19 yang signifikan. Per 9 April lalu, Bangladesh melaporkan kasus harian tertinggi, yakni sebanyak 7.462 kasus infeksi baru dan 102 kasus kematian.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Daftar Negara yang Larang Masuk Penerbangan dari Afrika"
[Gambas:Video 20detik]