Jumat, 07 Mei 2021 06:55 WIB

Bikin Geram dr Tirta, Konten TikTok Ini Singgung Miss V 'Bau Sampah'

Ayunda Septiani - detikHealth
dr Tirta Mandira Hudhi dr Tirta dibikin geram oleh konten TikTok yang membahas bau Miss V (Foto: Ayunda Septiani/detikHealth)
Jakarta -

Belum lama ini viral di media sosial salah satu pengguna akun Tiktok membahas tentang organ kewanitaan. Dalam video yang viral tersebut, disebut imbauan untuk para wanita merawat vagina mereka agar tak menimbulkan bau tak sedap.

"Jangan muka aja yang dirawat, bawahan bau sampah," demikian caption di unggahan pengguna akun TikTok @naffzuraizzi_.

Tak sedikit netizen geram, menanggapi pernyataan ketiga pria yang ada dalam video viral. Begitu juga dengan influencer Tirta Mandira Hudhi atau dr Tirta, yang menilai video tersebut menyesatkan.

Dokter yang juga pengusaha cuci sepatu ini angkat bicara, meluruskan jika bau vagina kerap memiliki bau khas karena menjaga area intim terbebas dari bakteri jahat.

"Fyi. Organ intim cewe itu emang baunya khas, sifatnya asam, menjaga agar tidak ada bakteri jahat yg mendominasi di sana. Secara awam begitu," cuit dr Tirta di Twitter, Sabtu (1/5/2021), dikutip atas izin yang bersangkutan.

"Jangan salah kaprah karena konten ini. Konten begini menyesatkan sekali," sambungnya.

Selain itu, dr Tirta juga meminta kepada pengguna media sosial untuk mereport akun TikTok tersebut. Ia menilai bahwa konten itu bisa buruk untuk remaja perempuan.

"Tolong bantuan report akun TikToknya. Karena ini kalau dibaca sama bocah-bocah cewek bisa fatal efeknya," lanjutnya.

Dikutip dari laman Health, bahwa vagina sebenarnya tidak berbau wangi.

"Vagina tidak dimaksudkan untuk berbau seperti taman mawar," jelas Sherry Ross, MD, obgyn dan penulis She-ology: The Definitive Guide to Women's Intimate Health.

Menurutnya, sulit untuk untuk menentukan bau vagina yang sehat secara tepat, karena setiap perempuan memiliki aroma yang berbeda.

"Vagina sangat sensitif terhadap berbagai perubahan dalam lingkungan sehari-hari. Jadi, apapun yang memengaruhi keseimbangan halus ini akan mempengaruhi bau seperti jenis cairan dan konsistensinya," pungkasnya Ross.



Simak Video "Dokter Tirta Ungkap Alasan Masyarakat Masih Banyak yang Abai Prokes"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)