Kamis, 25 Mar 2021 20:00 WIB

Masih 'Ngegas' Meski Pernah Kena TBC, dr Tirta Bagikan Tips Jaga Stamina

Vidya Pinandhita - detikHealth
dr Tirta usai vaksinasi Corona di Sleman dr Tirta pernah mengidap tuberkulosis. (Foto: Jau Hari Wawan S)
Jakarta -

Dokter sekaligus influencer Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta pernah punya riwayat tuberkulosis (TB atau TBC). Meski begitu, ia masih sanggup mengemban amanah sebagai relawan COVID-19, blusukan sana-sini menyampaikan edukasi.

Dalam kondisi seperti ini, imunitas tentu menjadi tameng tubuh dari risiko infeksi. Bagi dr Tirta yang pernah bergelut melawan TBC selama 1,5 tahun ketika masih duduk di Sekolah Dasar, ini jadi tantangan tersendiri karena imunitasnya tak pulih 100 persen.

Jelas, kondisi pandemi COVID-19 menjadi tantangan besar bagi dr Tirta. Namun ajaibnya, ia masih kuat mondar-mandir blusukan jadi aktivis penanganan COVID-19. Apa tipsnya?

1. Pola makan

Ia menyebut, pola makan adalah poin nomor 1 dalam upaya menjaga imunitas di tengah tubuh. Bukan hanya soal banyak-banyakan makan, melainkan pula menjaga keseimbangan nutrisi agar tubuh memiliki amunisi yang prima.

Ia pula menyayangkan, prinsip makan sehat ini masih belum dipahami banyak orang Indonesia. Tak luput dari kegemaran masyarakat pada nasi putih.

"Pola makan yang baik itu bukan cuma makan nasi sebanyak mungkin, tapi seimbang antara komponen protein, mineral, vitamin, dan karbohidrat. Kita seharusnya belajar pola makan seimbang tuh yang seperti apa" ujarnya saat ditemui di Jakarta dalam talkshow peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia, Kamis (25/3/2021).

2. Aktivitas fisik

"Nggak dengan nyapu, ngepel, atau masak doang ya. Tapi dengan olahraga, minimal 2 kali seminggu sehingga kita bisa meningkatkan dan membuat tubuh stabil" imbuhnya.

Ia menjelaskan, aktivitas fisik bisa membantu meningkatkan kerja sistem imun. Sebaliknya, jarang bergerak bisa menyebabkan sistem imun drop dan risikonya, tubuh mudah terinfeksi.

Interaksi dengan lingkungan juga menjadi rahasia dr Tirta dalam menjaga daya tahan tubuh. Selengkapnya simak halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Mereplikasi Program 3T Covid-19 untuk Kasus TBC"
[Gambas:Video 20detik]