Jumat, 21 Mei 2021 12:01 WIB

Catat! Ini Dua Jenis Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong di Indonesia

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Program vaksinasi COVID-19 di Indonesia terus dilakukan meski di bulan puasa. Diketahui, 11 juta warga Indonesia telah menerima dosis pertama vaksin Corona. Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Sejak Selasa (18/5/2021), program vaksinasi gotong royong untuk kalangan pekerja resmi dimulai. Sampai saat ini, sudah ada dua jenis vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi gotong royong tersebut, yaitu Sinopharm dan CanSino.

Dari dua jenis vaksin tersebut, salah satu yang sudah mulai digunakan adalah vaksin besutan China, yaitu Sinopharm. Sementara itu, CanSino masih dalam proses rolling submission.

"Di samping Sinopharm, ada kebutuhan vaksin lain untuk vaksin gotong royong ini, yaitu CanSino, dari China juga," kata Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam rapat kerja bersama DPR, Kamis (20/5/2021).

Berikut detikcom rangkum dua jenis vaksin yang digunakan untuk vaksinasi gotong royong di Indonesia.

1. Sinopharm

Vaksin Sinopharm termasuk jenis vaksin gotong royong yang berplatform inactivated virus (virus yang diinaktivasi atau dimatikan). Di Indonesia, vaksin ini didaftarkan dan didistribusikan oleh PT Kimia Farma Tbk dengan nama SARS-COV-2 VACCINE (VERO CELL) INACTIVATED.

Vaksin Corona ini diproduksi oleh Beijing Bio-Institute Biological Products Co, salah satu unit dari Sinopharm, anak perusahaan dari China National Biotech Group (CNBG).

Berdasarkan uji klinis fase yang berlangsung di Uni Emirat Arab dengan 42 ribu relawan, efikasi vaksin Sinopharm sebesar 78 persen. Dalam uji klinis tersebut, didapatkan imunogenisitas 14 hari setelah suntikan kedua netralisasi antibodi, yakni 99,92 persen untuk dewasa dan lansia 100 persen.

Saat ini, sudah ada 69.730 dosis vaksin Sinopharm sudah diberikan pada semua perusahaan yang terlibat. Honesti menyebut rencananya akan ada suplai tambahan untuk jenis vaksin gotong royong ini pada pekan kedua Juni sebanyak 1 juta dosis.

2. CanSino

Selain Sinopharm, jenis vaksin gotong royong yang juga akan segera digunakan adalah CanSino. Honesti mengatakan sekitar bulan Juli sampai September, sebanyak 3 juta dosis akan dikirim, dan sisanya pada kuartal keempat 2021.

"Platformnya berbeda dengan Sinopharm, mereka menggunakan platform adenovirus, 3 juta dosis nanti akan dikirim antara bulan Juli sampai September, dan sisanya 2 juta akan dikirim kuartal keempat 2021," jelas Honesti.

Vaksin ini diproduksi oleh CanSino Biologics Inc, China, dengan nama Ad5-nCoV. Berbeda dengan Sinopharm, jenis vaksin gotong royong ini berplatform adenovirus.

Dikutip dari South China Morning Post, vaksin CanSino disebut efektif sampai 90 persen untuk mencegah kasus infeksi COVID-19 yang parah. Hal ini diketahui dari analisis data interim uji klinis tingkat tiga yang secara umum menemukan vaksin ini memiliki tingkat efikasi lebih dari 65 persen.

Sampai saat ini, Honesti mengatakan izin penggunaan darurat (EUA) untuk vaksin CanSino ini tengah berproses di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Salah satu jenis vaksin gotong royong ini statusnya masih dalam tahap rolling submission.

"Status EUA, sudah ada rolling submission ke BPOM dan sebelum datang kita harapkan sudah ada EUA dari BPOM," pungkasnya.



Simak Video "Kabar Terbaru soal Progres Vaksin Gotong Royong"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)