Senin, 12 Jul 2021 11:31 WIB

Kimia Farma Semarang Catat 10-15 Peminat Vaksin Corona Berbayar

Angling Adhitya Purbaya - detikHealth
Vaksin berbayar di Kimia Farma Semarang Foto: Angling/detikHealth
Semarang -

Vaksinasi gotong royong individu berbayar di Kimia Farma Citarum Kota Semarang juga ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Di apotek tersebut sudah ada sejumlah orang yang tercatat sebagai pendaftar.

Firdaus Sitepu, Areal Manager Kimia Farma Jateng 1, mengatakan di Semarang memang baru satu cabang yang bisa melayani vaksinasi gotong royong individu karena syaratnya sudah terpenuhi. Namun dari hasil rapat dengan direksi kemarin malam diputuskan untuk ditunda terlebih dahulu.

"Kami selalu koordinasi dengan kantor pusat dan direksi malam tadi disimpulkan vaksinasi mandiri berbayar di-hold dulu karena ada beberapa hal yang mesti disiapkan. Sampai kapan belum tahu," kata Firdaus ditemui di lokasi, Senin (12/7/2021).

Dari informasi yang diperoleh, secara nasional sudah ada 136 orang yang tercatat mendaftar untuk vaksin mandiri di Kimia Farma secara nasional. Sedangkan untuk Kimia Farma Citarum Kota Semarang ada sekitar 15 orang.

"Daftar sampai tadi malam 136 se-Indonesia itu dalam beberapa jam saja. Karena ada keputusan tadi malam pendaftaran di-hold. Di Semarang sekitar 10-15 orang," ujarnya.

Ia menjelaskan persiapan sudah dilakukan dan ada 100 kuota perhari untuk vaksinasi mandiri tersebut. Ada dua vaksinator dan empat tenaga medis tambahan untuk melayani vaksinasi.

"Vaksin sudah siap, Sinopharm. Dokter sudah tersertifikasi vaksinator, perawat juga. Kami juga persiapkan keamanan. Vaksin sudah datang dari hari Sabtu kemarin, " katanya.

Sementara itu salah satu pendaftaran vaksinasi, Rut Noersanti (53) warga Surabaya yang berdomisili di Semarang sangat antusias dengan dibukanya layanan vaksinasi gotong royong individu. Meski sedikit kecewa dengan penundaan tersebut, ia masih menantikannya.

"Saya sangat minat untuk Sinopharm soalnya lebih bagus. Saya sudah vaksin dua kali terakhir 29 April. Saya tanya dua dokter katanya boleh. Jadi saya antusias, sekarang kan mewabah maka hati-hati, pakai masker saja dua lapis," ujar Rut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kabar Terbaru soal Progres Vaksin Gotong Royong"
[Gambas:Video 20detik]