Rabu, 14 Jul 2021 10:30 WIB

Mengenal Azithromycin, Antibiotik yang Ada di Resep Isoman COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
ilustrasi obat Ilustrasi obat. (Foto: iStock)
Jakarta -

Obat Azithromycin belakangan langka di pasaran. Antibiotik ini banyak diresepkan untuk pasien isolasi mandiri COVID-19 dengan gejala tertentu.

Dikutip dari Medical News Today, azithromycin adalah antibiotik yang membantu mengobati infeksi akibat bakteri tertentu. Seperti halnya antibiotik lainnya, obat ini hanya dapat melawan bakteri dan tidak efektif untuk melawan infeksi virus.

Dikutip dari laman NHS UK, azithromycin juga banyak digunakan untuk mengobati infeksi dada seperti pneumonia, infeksi sinus (sinusitis), infeksi kulit, penyakit Lyme, dan beberapa infeksi menular seksual.

Obat ini juga bisa digunakan dalam jangka panjang untuk mencegah infeksi dada. Tetapi, sebaiknya harus berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mengkonsumsinya.

Efek samping azithromycin

Azithromycin umumnya memiliki efek samping seperti mual dan muntah. Seperti obat lainnya, azithromycin juga memiliki beberapa efek samping tertentu, seperti diare dan nyeri perut.

Namun, ada beberapa efek samping kurang umum terjadi, tetapi masih bisa muncul, seperti:

  • Jantung berdebar atau nyeri dada
  • Refluks asam
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Vaginitis
  • Ruam
  • Kulit kering
  • Sensitivitas matahari

Adapun beberapa efek samping yang serius meski jarang terjadi, misalnya seperti kerusakan hati, darah rendah, hingga reaksi alergi yang serius.

Azithromycin untuk COVID-19

Dokter Spesialis Paru yang juga menangani pasien COVID-19 di RS Khusus Infeksi (RSKI) Universitas Airlangga (Unair), dr Wiwin Is Effendi, SpP, menjelaskan dalam penanganan pasien COVID-19 azithromycin berfungsi sebagai antioksidan. Obat tersebut bisa menguatkan imunitas tubuh.

"Tetapi dia (Azithromycin) di sini (untuk COVID-19) digunakan bukan sebagai efek antibiotiknya, tapi sebagai antioksidan. Kalau kita tahu kan biasanya ada radikal bebas, zat-zat yang bisa merusak dan memicu kerusakan di tubuh. Nah, dia sifatnya melawan itu, dia juga punya fungsi Imunomodulator. Artinya dia bisa menguatkan imunitas tubuh. Jadi kenapa dia digunakan untuk penanganan COVID-19," kata Wiwin kepada detikcom, Selasa (6/7/2021).

Bukan berarti boleh borong azythromycin untuk menguatkan imunitas tubuh ya. Harus dengan resep dokter!



Simak Video "Isoman karena Positif COVID-19? Ini Saran Ahli Gizi Agar Cepat Pulih"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)