Senin, 26 Jul 2021 12:00 WIB

Hore! Studi Sebut Satu Dosis Vaksin AstraZeneca 70 Persen Efektif Cegah Corona

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Foto: iStock
Jakarta -

Sebuah penelitian di Kanada menunjukkan dosis tunggal vaksin AstraZeneca 70 persen efektif melindungi dari infeksi COVID-19. Selain itu, dosis tunggal ini juga bisa memberikan perlindungan sekitar 88 persen dari rawat inap di rumah sakit.

Dalam studi tersebut, para peneliti membandingkan tingkat vaksinasi pada 70.000 orang yang dites positif COVID-19 di Kanada antara bulan Desember dan Mei. Lalu, apa hasilnya?

Para peneliti menemukan bahwa dosis tunggal dari vaksin AstraZeneca, Vaxzevria, bisa mencegah 9 dari 10 kasus rawat inap dan 7 dari 10 kasus infeksi. Studi ini dilakukan setelah para menteri mengurangi jarak pemberian antara dosis 1 dan 2 dari 12 menjadi 8 minggu.

Perubahan jarak atau masa interval antara dosis ini disebut menghasilkan respons kekebalan yang kuat, termasuk melindungi dari varian Delta. Para ahli percaya bahwa 8 minggu adalah waktu yang tepat.

Selain itu, vaksin ini juga terbukti sangat efektif dalam melindungi dari varian COVID-19. Efikasinya mencapai 70 persen pada varian Delta dan 72 persen terhadap varian Alpha.

"Dengan berbagai varian yang mengancam untuk mengganggu kita keluar dari pandemi, bukti nyata ini menunjukkan bahwa Vaxzevria dan vaksin lain yang digunakan di Kanada memberikan tingkat perlindungan yang tinggi dari penyakit yang paling serius, bahkan setelah hanya satu suntikan," jelas wakil presiden eksekutif BioPharmaceuticals R&D, Sir Mene Pangalos, dikutip dari The Star, Senin (26/7/2021).

"Sangat penting bagi kita untuk terus melindungi sebanyak mungkin orang di seluruh penjuru dunia untuk maju dari virus mematikan ini," imbuhnya.



Simak Video "AstraZeneca Mulai Ambil Keuntungan dari Vaksin Covid-19 di 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)