ADVERTISEMENT

Selasa, 17 Agu 2021 06:52 WIB

Round Up

Menkes Isyaratkan Hidup Bersama Corona 5-10 Tahun Lagi, Masih Sanggup?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Polsek Sawah Besar melaksanakan vaksin dari rumah kerumah untuk mempercepat target vaksinasi merdeka agar tercipta kekebalan komunal. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memperkirakan pandemi COVID-19 belum akan berakhir dalam waktu dekat. Bahkan ia memperingatkan kemungkinan hidup bersama virus Corona dalam 5-10 tahun ke depan.

"Karena pandemi ini tidak akan hilang dengan cepat, mungkin akan berubah menjadi epidemi dan kita mesti hidup dengan mereka bisa 5 tahun bisa 10 tahun, bisa juga lebih lama dari itu," kata Menkes dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2022, Senin (16/8/2021).

Karenanya, fokus penanganan COVID-19 saat bukan pada menghapus pandemi melainkan mengendalikan dampaknya. Laju penularan harus dijaga agar tidak melampaui kapasitas layanan kesehatan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sebagian bagian dari keseharian. Saat ini, integrasi dengan PeduliLindungi tengah diuji coba di 180 mal dan pusat perbelanjaan.

Disebutkan, lebih dari 1 juta pengunjung telah check in di pusat-pusat perbelanjaan melalui aplikasi tersebut. Ada sekitar 600 ribu pengunjung yang ditolak masuk dengan berbagai alasan.

Menkes mengatakan, integrasi dengan aplikasi PeduliLindungi nantinya juga akan diperluas. Tidak cuma di mal dan pusat perbelanjaan, tetapi juga untuk transportasi, kegiatan keagamaan, pariwisata, dan pendidikan.

"Jadi semua kegiatan kehidupan kita sehari-hari akan di-adjust protokol kesehatannya dan penerapan teknologi digital," tandas Menkes.



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT