Rabu, 18 Agu 2021 11:16 WIB

Cerita Non Nakes Dapat Vaksin Moderna, Terpilih Random atau Prioritas?

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
Vaksin door to door gencar dilakukan sebagai langkah percepatan vaksinasi. Jelang HUT RI, aktivitas ini kental dengan nuansa kemerdekaan. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Vaksin Moderna yang menggunakan platform mRNA mulai diberikan pada warga non tenaga kesehatan (nakes). Bukan cuma di DKI Jakarta, vaksinasi menggunakan vaksin asal Amerika Serikat ini juga mulai disuntikkan untuk umum di berbagai wilayan Indonesia.

Salah seorang warga yang mendapatkan vaksin tersebugt adalah Serena (21), warga Kalimantan Timur. Ia menceritakan pengalamannya menerima vaksin dosis pertama di Gedung Beladiri Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur 14 Agustus lalu.

Sebelumnya, ia mendaftar secara online melalui link gform. Untuk syaratnya adalah menunjukkan KTP Kutai Kartanegara dan belum pernah menerima vaksin Covid sama sekali.

"Sehari sebelum vaksin dapet SMS dari Dinkes Kukar buat datang vaksinasi," ujar Serena pada detikcom, Rabu (18/8/2021).

Serena menegaskan, dirinya tidak dengan sengaja pilih-pilih vaksin alias menunggu giliran dapat vaksin Moderna. Ia baru mengetahui penggunaan vaksin Moderna saat menerima pesan untuk melakukan vaksinasi.

Seperti diketahui, vaksin dengan efikasi sekitar 90-an persen ini sempat jadi incaran banyak orang. Kementerian Kesehatan RI juga telah mewanti-wanti untuk tidak pilih-pilih, kecuali ada kondisi tertentu yang termasuk kontra indikasi.

"Aku sebenernya gak milih mau vaksin apa, cuma nunggu giliran dapat vaksin aja dan begitu udah dapet SMS tentang slot vaksin di keterangan SMSM diberitahu dapatnya vaksin moderna," lanjutnya.

Cerita serupa juga dialami Maria Ulfah (24), warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, yang mendapatkan jatah vaksin Moderna secara random. Mulanya, ia menerima pesan dari Jamkesda Kotawaringin Timur yang memfasilitasi vaksinasi bagi mereka yang akan sekolah ke luar daerah.

Maria adalah salah satu mahasiswa perguruan tinggi di Ciputat, Tangerang Selatan yang memang sedang mencari-cari tempat untuk vaksinasi. Akhirnya, ia datang ke lokasi vaksinasi dan mengetahui bahwa vaksin yang digunakan adalah vaksin Moderna.

"Awalnya gak tahu apa-apa kan.. Cuman disuruh bawa KTP Kotim (Kotawaringin Timur) sama kartu mahasiswa luar daerah. Pas sampe sana dan ngantri baru dikasih tau. Untuk yang 18 tahun ke atas itu dikasih Moderna dan 17 ke bawah itu dikasih AZ begitu," tuturnya.

Mengenai efek vaksin Moderna, ia mengaku tak mengalami demam ataupun sakit kepala. Apa saja efek samping yang dialaminya? Simak di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2