Rabu, 25 Agu 2021 10:30 WIB

Sosok Inspiratif

Non Stop Tampil di Media, Begini dr Nadia Kemenkes Bagi Waktu untuk Keluarga

Ayunda Septiani - detikHealth
Jubir Vaksin COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi dr Siti Nadia Tarmizi (Foto: dok. Satgas COVID-19)
Jakarta -

Di tengah kesibukan menjadi jubir vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi, masih bisa mengatur waktu dengan keluarga. Wanita kelahiran Palembang ini masih harus mengurus keluarga khususnya anak yang masih duduk di bangku SMP.

"Waktu untuk keluarga pasti selalu ada ya, artinya aku tetap harus mengambil raport, atau mendampingi anak karena aku masih punya satu anak yang masih SMP, tetapi tetap saja masih bisa kok mengatur, misal ada acara keluarga aku tidak live di TV," cerita dia kepada detikcom Selasa (24/8/2021).

Kesibukan super padat

Selama pandemi COVID-19, dr Nadia menyebutkan dirinya tak pernah bisa lepas dari ponselnya. Tak hanya berkomunikasi dengan sesama pejabat atau kolega yang menangani pandemi, Nadia juga menjadi sangat sering berkomunikasi dengan para juru warta.

Ia bahkan mengungkap ada sekitar 60 sampai 70 pesan dari para jurnalis masuk setiap harinya ke WhatsApp miliknya.

Nadia bercerita, setiap harinya ia bisa menghadiri acara sekitar 8 kali, baik itu webinar, IG (Instagram) live, televisi, dan radio.

"Dalam satu hari aku bisa hadirin webinar 4-5 kali dan itu durasinya bisa 2-3 jam, kalau IG Live itu biasanya hanya 1 jam saja, begitupun untuk radio dan televisi," jelasnya.

Hafal jam kerja media

dr Nadia mengaku sampai hafal jam kerja media untuk televisi, radio, media online hingga media cetak.

"Biasanya sejak pukul 05.30 WIB saya standby untuk televisi, sampai pukul 06.30 WIB. Setelah itu standby untuk radio pukul 07.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB," tambahnya.

"Setelah itu, baru menjawab pertanyaan dari rekan-rekan media online dan media cetak," lanjutnya.

Dengan aktivitas yang cukup padat, Nadia mengatakan, ia menyiasati pembagian waktu, sehingga waktu untuk urusan pekerjaan dan rumah tetap seimbang.

dr Nadia berusaha untuk agar tetap memiliki waktu untuk mengurus buah hatinya yang juga membutuhkan sosoknya untuk mendampingi belajar atau mengoreksi pekerjaan rumah (PR) dari sekolahnya.

Masih banyak suka duka yang dijalani dr Nadia sebagai jubir vaksinasi COVID-19, termasuk saat ponselnya di-hack! Tunggu cerita berikutnya.



Simak Video "Kabar Baik! Selama Ramadan, Tren Covid-19 di Indonesia Terus Turun"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)