ADVERTISEMENT

Selasa, 07 Sep 2021 23:01 WIB

Minum Obat Setelah Vaksin COVID-19, Boleh Nggak Sih? Cek di Sini

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
man hand holding his nutritional supplemets, healthy lifestyle background. Minum obat setelah vaksin, boleh nggak sih? Foto: iStock
Jakarta -

Setelah melakukan vaksinasi COVID-19, beberapa orang mengeluhkan berbagai efek samping, misalnya seperti demam, pusing, hingga pegal-pegal. Untuk meredakan keluhan, amankah mengonsumsi obat setelah vaksin Corona?

Menurut dokter penyakit dalam dr Tushar Tayal dari RS CK Birla, Gurgaon, kemunculan efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) ini adalah hal yang lumrah. Untuk itu, gejala-gejala tersebut tidak perlu ditakutkan.

"Ini hanyalah sesederhana respons kekebalan tubuh terhadap vaksinasi," kata dr Tayal yang dikutip dari Times of India.

Ia mengungkapkan biasanya gejala atau efek samping ini akan terjadi selama 1-2 hari pasca vaksinasi. Untuk mengatasinya, orang tersebut bisa mengkonsumsi obat setelah vaksin seperti paracetamol untuk meredakan pusing, demam, serta sakit kepala.

Tetapi, dr Tayal tidak menganjurkan mengkonsumsi obat pereda sakit atau pain killer jika sakitnya berkepanjangan. Ia lebih menyarankan untuk mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat.

"Bagi kebanyakan orang, tidak diperlukan pengobatan sama sekali setelah vaksinasi. Jika ada gejala ringan, akan sembuh dengan sendirinya seiring waktu. Jika mengalami demam atau sakit badan, disarankan untuk mengonsumsi parasetamol hanya jika diperlukan bukan secara rutin," ujarnya.

Apa air kelapa bisa membantu mengurangi efek setelah vaksin?

Tak jarang banyak orang yang masih beranggapan jika muncul efek samping usai vaksinasi Corona bisa diatasi dengan mengkonsumsi air kelapa. Tetapi, dr Leong Choon Kit dari Mission Medical Clinic menjelaskan sebenarnya tidak ada hubungan khusus antara air kelapa dengan KIPI. Secara umum, mengkonsumsi air kelapa bisa saja membantu meredakan gejala peradangan.

"Jadi tidak harus spesifik air kelapa. Sup, minuman isotonik, air putih, dan minuman-minuman lainnya bisa membantu," kata dr Leong Choon Kit seperti dikutip dari The Straits Times, Selasa (1/9/2021).

Hal senada juga diungkapkan oleh juru bicara program vaksinasi COVID-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Lucia Rizka Andalusia. Menurutnya, vaksin Corona bukanlah racun, sehingga air kelapa ini tidak akan memberikan efek apa-apa.

"Vaksin ini disuntikkan masuk ke otot lengan, sedangkan air kelapa diminum masuk ke lambung, jadi tidak ada hubungannya," tambah Lucia.

Selain obat, cara apa lagi yang bisa dilakukan untuk mengatasi efek samping yang muncul?

Selain dengan mengkonsumsi obat setelah vaksin Corona, masih ada cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi efek samping usai vaksinasi. Misalnya dengan banyak minum air putih, istirahat yang cukup, makan yang seimbang, dan menghindari asupan kafein serta minuman beralkohol.



Simak Video "Vaksin Booster Bakal Jadi Syarat Masuk Mal, Begini Respons Masyarakat"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT