Selasa, 21 Sep 2021 17:38 WIB

Anak 12 Tahun ke Bawah Sudah Boleh Ngemal, IDAI Ingatkan Masih Belum Aman!

Ayunda Septiani - detikHealth
Foto suasana anak-anak di Mall Ciputra, Semarang, Selasa (21/9/2021). Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah melonggarkan kebijakan PPKM dengan mengizinkan anak usia di bawah 12 tahun memasuki mal atau pusat perbelanjaan. Kebijakan ini pun memicu pro-kontra dari masyarakat, terlebih anak termasuk rentan penularan COVID-19.

Spesialis anak sekaligus Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Aman Pulungan, mengatakan kebijakan ini akan sangat berisiko untuk anak, terlebih mereka belum masuk kelompok prioritas penerima vaksin COVID-19.

"Kalau ditanya aman atau tidak, ya pasti tidak aman. Karena tanpa anak-anak mal pasti sepi. Saat ini saya rasa belum aman (untuk anak di bawah 12 tahun)," katanya dalam diskusi di Instagram @IDAI, Rabu (21/9/2021).

"Memang sih pakai aplikasi PeduliLindungi, tapi beberapa kali aplikasinya nge-hang kan? Jelas anak itu belum imunisasi kalau dia ke mal," lanjut Prof Aman.

Prof Aman tak menampik pelonggaran mal untuk anak di bawah 12 tahun juga merupakan tuntutan dari pelaku ekonomi. Tapi pemerintah dan pihak terkait juga perlu waspada terlebih jika terjadi lonjakan kasus khususnya di kelompok anak.

Prof Aman juga menyebutkan, masih banyak orang dewasa yang tidak mau divaksin karena berbagai alasan. Hal ini bisa saja membuat mereka untuk melakukan berbagai cara agar tetap bisa masuk ke mall.

"Saya juga punya cucu di bawah usia 12 tahun. Kami sih memilih nggak ke mal dulu sekarang," tegasnya



Simak Video "Meski Kasus Melandai, Satgas Covid-19 Ingatkan Pandemi Belum Berakhir"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)