Kamis, 23 Sep 2021 05:30 WIB

Apakah Setelah Vaksin Boleh Mandi? Ini Jawabannya Menurut Pakar

Syifa Aulia - detikHealth
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), KH Chriswanto Santoso meninjau sentra vaksin di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021). Sebanyak 50.000 santri dan warga sekitar pondok pesantren telah divaksinasi COVID 19 di sentra vaksinasi ponpes Minhaajurrosyidin. Hari ini dilaksanakan pemberian vaksin dosis ke 2 dengan kapasistas 1500 orang. Apakah setelah vaksin boleh mandi? (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Apakah setelah divaksinasi masyarakat bebas melakukan aktivitas? Apakah setelah vaksin boleh mandi? Pertanyaan itu sering kali ditanyakan ketika baru disuntik vaksin, terutama vaksin COVID-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

Pasalnya, vaksin COVID-19 sangat dibutuhkan saat ini untuk mencegah terinfeksi virus Corona sekaligus mengurangi tingkat keparahan saat terinfeksi. Proses pembentukan antibodi sendiri berlangsung selama dua hingga tiga minggu. Lantas, apakah setelah vaksin boleh mandi dan melakukan aktivitas yang lain?

Ada beberapa aktivitas yang boleh dan tidak boleh dilakukan setelah disuntuk vaksin COVID-19. Berikut daftarnya:

1. Apakah setelah vaksin boleh mandi?

Dikutip dari wb.beijing.gov.cn, penerima vaksin boleh untuk mandi. Setelah mendapatkan vaksin, masyarakat sering diminta untuk tidak mandi dalam waktu 24 jam. Tujuannya untuk mencegah infeksi di tempat suntikan dan menghindari atau mengurangi reaksi lokal.

Tetapi, mandi sebenarnya dapat dilakukan meski belum mencapai 24 jam. Meski demikian, masyarakat tidak boleh meremas bekas suntikan selama mandi. Mandi sendiri bertujuan untuk membersihkan tubuh dari bakteri atau virus yang menempel, terutama di masa pandemi ini.

2. Apakah setelah vaksin boleh olahraga?

dr David Wyles, MD, selaku ahli penyakit infeksi dari Denver Health mengatakan, berolahraga dapat dilakukan jika selama 30 menit setelah disuntik tidak ada keluhan yang berat.

"Saya pikir tidak ada yang berbahaya untuk olahraga setelah mendapatkan vaksin," kata dr David yang dikutip dari Health.

Tetapi, jika tubuh merasa tidak nyaman, ia menyarankan untuk segera beristirahat. Sejauh ini, olahraga tidak berpengaruh terhadap penurunan efektivitas vaksin. Hal itu juga tidak terbukti secara ilmiah.

3. Apakah setelah vaksin boleh berhubungan seks?

Dilansir dari Inside Hook, Anne Liu selaku dokter spesialis penyakit menular mengatakan, setelah menerima vaksin tetap bisa berhubungan seksual jika tidak ada keluhan yang serius atau tetap dalam kondisi sehat.

"Apabila orang yang belum divaksinasi memiliki risiko rendah terhadap penyakit parah dan menular, maka boleh berhubungan seks," ujar Liu.

Bolehkah tidak mengenakan masker setelah mendapat vaksin? Baca di halaman berikut

4. Apakah setelah vaksin boleh minum obat?

dr Tushar Tayal, spesialis penyakit dalam dari RS CK Birla, Gurgaon mengatakan, jika setelah vaksin merasakan gejala demam, pusing, dan cemas, maka boleh meminum obat paracetamol.

Jika gejalanya semakin parah atau tak kunjung sembuh, ia menyarankan untuk segera konsultasi ke dokter dan hindari mengonsumsi obat pereda nyeri. Tetapi, jika tidak merasakan gejala apa pun setelah vaksinasi, maka tidak perlu mengonsumsi obat.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Hasil Uji Coba Akhir Vaksin CureVac Kurang Ampuh Lawan COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]