Rabu, 01 Sep 2021 06:05 WIB

September Anti Mager

Bolehkah Berolahraga Setelah Vaksin COVID-19?

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) tampak ramai didatangi warga pada Minggu (29/8) pagi. Warga datang ke sana untuk berolahraga di akhir pekan. Habis vaksin boleh olahraga? Cek di sini (Foto: Andhika Prasetia/Detikcom)
Jakarta -

Olahraga menjadi pilihan banyak orang untuk mengisi waktu luang di tengah pandemi. Sebagian mungkin berpikir untuk mulai berolahraga selama pandemi. Selain mengisi waktu luang, olahraga bermanfaat untuk menjaga kesehatan.

Terlebih setelah berbagai pembatasan mulai dilonggarkan, olahraga di luar ruangan mulai kembali diperbolehkan secara terbatas. Makin banyak deh yang mau olahraga.

Saking hobinya berolahraga sebagian dari kita mungkin enggan melewatkan hari tanpa berolahraga. Namun, bagaimana kalau baru divaksin? Amankah berolahraga setelah vaksin COVID-19?

Dikutip Indiatoday.in, Selasa (31/08/2021), para ahli mengatakan bahwa aman untuk berolahraga setelah vaksin COVID-10. Sejauh ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa berolahraga setelah vaksinasi dapat berbahaya bagi kesehatan atau mempengaruhi kemanjuran vaksin.

dr Pritam Moon, dokter konsultan di Rumah Sakit Wockhardt, Mumbai mengatakan berolahraga secara teratur justru bisa bermanfaat untuk meningkatkan respon terhadap vaksin.

"Sulit untuk mengatakan bagaimana seseorang akan merespons vaksin. Tidak ada bukti vaksin kurang efektif karena berolahraga sebelum atau setelah inokulasi. Faktanya, mereka yang berolahraga secara teratur dan menerapkan gaya hidup sehat telah meningkatkan respons terhadap vaksin. Tubuh mereka cenderung membuat lebih banyak antibodi jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengikuti gaya hidup sehat," jelas dr Moon seperti ditulis IndiaToday.in.

Jangan abai dengan efek samping vaksin

Meski aman berolahraga setelah vaksin, tapi para ahli tetap memperingatkan efek samping vaksin.

Sebelum berolahraga penting untuk memperhatikan efek samping yang dirasakan secara langsung dan mengubah rutinitas atau jadwal olahraga yang disesuaikan dengan efek samping.

Beberapa efek samping yang kemungkinan muncul setelah vaksinasi, yakini rasa sakit atau bengkak di tempat suntikan, lemas, mual, sakit kepala dan demam.

Sementara fisioterapis dr Juhi Dang menekankan bahwa seseorang tidak boleh mencoba jenis olahraga baru yang belum pernah dicoba sebelumnya tepat setelah vaksinasi.

"Umumnya dokter menyarankan untuk tidak melanjutkan olahraga, tetapi tidak ada yang seperti itu. Ini hanya tindakan pencegahan untuk tidak menambah rasa sakit. Olahraga berat dapat memperburuk rasa sakit itu. Namun, jika terbiasa dengan latihan intensitas tinggi, maka bisa melanjutkan olahraga tersebut. Tapi jangan memulai sesuatu yang lebih intens yang tubuh tidak terbiasa segera setelah mendapatkan suntikan," kata Dr Dang.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga menyarankan orang-orang untuk menjaga lengan mereka tetap aktif guna mengatasi rasa sakit di area suntikan.

Kapan seseorang bisa kembali berolahraga jika mengalami efek samping? Selengkapnya di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Alasan WHO Akhirnya Luluh soal Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]