Kamis, 23 Sep 2021 14:03 WIB

Cerita Wanita yang Lahirkan 'Bayi Online' dari Sperma yang Dibeli di Aplikasi

Ayunda Septiani - detikHealth
Little toes, baby feet wrapped in a heart blanket Foto ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Axiara)
Jakarta -

Seorang ibu di Inggris disebut melahirkan 'bayi online' setelah membeli sperma lewat aplikasi. Ibu tersebut bernama Stephanie Taylor, ia membeli sperma secara online untuk hamil anak keduanya.

Dikutip dari laman First Post, perempuan yang berusia 33 tahun itu membeli sperma online karena sudah putus asa untuk anak kedua dan tidak mampu membayar 1.600 poundsterling (sekitar Rp 31 juta) untuk prosedur di klinik kesuburan, Taylor memutuskan untuk mengambil rute lain.

Taylor disarankan oleh temannya untuk menggunakan aplikasi Just a Baby yang menjual sperma secara online. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna untuk menemukan calon "mitra konsepsi" secara lokal atau global.

Taylor kemudian membeli alat inseminasi rumah dan belajar cara menggunakannya dengan menonton tutorial di YouTube.

Dia menggunakan sampel untuk menginseminasi dirinya sendiri, dan dua minggu kemudian Taylor langsung hamil pada percobaan pertamanya.

Sembilan bulan kemudian Stephanie Taylor melahirkan bayinya yang diberi nama, Eden, yang dia gambarkan sebagai keajaiban dan "Keajaiban".

Stephanie Taylor mengatakan, dia bangga dengan kelahiran putra keduanya tersebut, dan percaya jika tidak memiliki akses ke internet dia tidak akan memiliki anak kedua.

Taylor mengatakan bahwa pilihannya untuk membeli sperma lewat aplikasi karena dia tak ingin putranya, Frankie, menjadi anak tunggal.

Dia juga takut bahwa hubungan baru akan membuat putranya tidak bahagia dan mempengaruhi hidupnya secara negatif.



Simak Video "Plasma Konvalesen Dapat Cegah Gawat Janin Pada Bumil Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)