Sabtu, 02 Okt 2021 09:49 WIB

Cemari Laut Jakarta, Peneliti Ingatkan Tak Berlebihan Minum Paracetamol

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Pemandangan laut di Teluk Jakarta dipantau dari dermaga di Angke. Kabarnya, ini mengandung parasetamol. (Nahda Rizki Utami/detikcom) Foto: Pemandangan laut di Teluk Jakarta dipantau dari dermaga di Angke. Kabarnya, ini mengandung parasetamol. (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Jakarta -

Masyarakat Indonesia sudah akrab dengan paracetamol. Obat ini banyak digunakan untuk meredakan nyeri hingga demam dan dijual bebas di apotek.

Meski tidak tergolong obat keras, konsumsi paracetamol berlebihan tidak hanya berdampak bagi tubuh, tetapi juga lingkungan sekitar. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya cemaran paracetamol di air laut.

"Konsumsi berlebihan dari penduduk dalam hal ini di Jabodetabek, karena ini akan terbuang kalau kita meminum obat. Sisanya akan terbuang lewat urine dan feses," kata peneliti LIPI Zainal Arifin kepada detikcom, Sabtu (2/10/2021).

Zainal yang meneliti tentang 'High concentrations of paracetamol in effluent dominated waters of Jakarta Bay, Indonesia' bersama rekannya secara mengejutkan menemukan konsentrasi paracetamol tinggi di air laut Jakarta.

Ada empat titik yang menjadi lokasi penelitian yakni Angke, Ancol, Cilincing, dan Tanjung Priok. Cemaran tertinggi ada di Angke dan Ancol. Konsentrasi tinggi paracetamol di Angke yaitu 610 nanogram per liter, dan Ancol 420 ng/L.

"Seharusnya tidak ada paracetamol di air laut," tegas Zainal.

Pengelolaan limbah rumah tangga yang kurang baik juga disebut jadi penyebab cemaran paracetamol di air laut.

"Kalau kita perhatikan, teluk Jakarta ini ada beberapa banyak muara sungai sementara pengelolaan air limbah rumah tangganya kan langsung dibuang ke sungai," bebernya.

Konsentrasi tinggi yang terdeteksi, dibandingkan dengan tingkat lain yang dilaporkan dalam literatur ilmiah, meningkatkan kekhawatiran tentang risiko lingkungan yang terkait dengan paparan jangka panjang pada biota laut.



Simak Video "Faktor dan Penanganan untuk Pencemaran Paracetamol Menurut Peneliti"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)