Kamis, 14 Okt 2021 15:35 WIB

Masih Ingat Viral Bumil Dilecehkan Saat Lahiran? Begini Nasib Si Bidan Kini

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Viral di TikTok pengakuan bumil dilecehkan secara verbal oleh bidan. Foto: Tangkapan layar viral (atas izin yang bersangkutan)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu, viral pengakuan ibu hamil yang dilecehkan bidan secara verbal. Dalam video TikTok @stevfanywijaya dijelaskan, oknum bidan di salah satu puskesmas Jakarta menuduh ibu hamil bukan seorang wanita baik-baik karena tidak datang didampingi suami saat memeriksakan kehamilan.

Tidak hanya itu, karena wanita yang mengandung 9 bulan mengalami keputihan, terduga bidan pun langsung mengejek dirinya tidak menjaga kebersihan. Sang bumil mengaku mengalami baby blues, dan trauma karena tindakan pelecehan verbal diduga dilakukan para bidan.

"Dan membuat saya sangat marah adalah ketika saat mereka mengecek pembukaan bumil lalu dia mengatakan 'keputihannya banyak banget', lalu bidan tersebut ada yang menjawab ih JORSE," demikian potongan pengakuan @stevfanywijaya yang heboh direspons banyak netizen di TikTok, dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti buka suara. Pihak Dinkes DKI Jakarta disebut akan melakukan pembinaan pada terduga tenaga kesehatan yang melakukan pelecehan verbal.

"Semua bidan harus bekerja, kalau tidak nanti tak ada yang menolong persalinan. Pembinaan tetap kami lakukan dalam arti semua tim harus ingat bahwa klien adalah konsumen yang harus diberikan pelayanan terbaik," ungkap Widyastuti, dikutip dari Antara, Kamis (14/10/2021).

Meski begitu, Widyastuti menyebut terduga nakes sudah melakukan aturan pekerjaan yang ada yaitu melakukan diagnosa dengan anamnesa atau wawancara.

Termasuk pemeriksaan fisik dan hal lainnya, jika didapati kecurigaan terhadap gejala dan kasus tertentu.

Namun, dalam proses wawancara tersebut tetap memiliki suatu standar.

"Itu diperdalam dalam anamnesa. Itu ya poinnya," kata Widyastuti.

Pertanyaan-pertanyaan yang kemudian diajukan disebut Widyastuti berdasarkan temuan di lapangan.

"Sesuai dengan anamnesa dan gejala klinis yang sesuai dengan di lapangan," tutupnya.



Simak Video "Plasma Konvalesen Dapat Cegah Gawat Janin Pada Bumil Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)