Senin, 25 Okt 2021 09:36 WIB

Bulgaria Dihantam Gelombang Ke-4, Kapan COVID-19 Bisa Lenyap dari Bumi?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Transferring a patient from the emergency area into the ICU Bulgaria dihantam gelombang keempat Corona. (Foto: Getty Images/Tempura)
Jakarta -

Pemerintah Bulgaria berencana mengirimkan pasien COVID-19 ke luar negeri dalam beberapa hari ke depan. Gelombang keempat di negara itu membanjiri sistem kesehatannya, memaksa Bulgaria meningkatkan pembatasan.

Menteri Kesehatan Stoycho Katsarov mengatakan kepada saluran TV Nova bahwa jika tingkat infeksi saat ini tidak bisa dihentikan dalam 10-15 hari ke depan, maka akan ada "masalah besar" yang akan dihadapi.

"Kapasitas kami dalam hal staf dan ventilator praktis habis, kami harus mencari bantuan dari luar negeri," katanya dikutip dari SCMP.

"Pembicaraan sedang berlangsung dengan Uni Eropa untuk mentransfer pasien ke negara lain jika itu menjadi keputusan yang harus dilakukan," sambungnya.

Terlepas dari pengenalan izin kesehatan untuk masuk ke sejumlah tempat seperti restoran dan pusat belanja, para ahli mengatakan gelombang saat ini dapat menyebabkan infeksi melonjak dari sekitar 5.000 kasus per hari menjadi 9.000 kasus dalam dua minggu ke depan.

Belum lagi, Bulgaria merupakan salah satu negara dengan tingkat kematian COVID-19 tertinggi di dunia, dengan total kematian hampir mencapai 23.000 orang.

Cakupan vaksinasi rendah

Bulgaria dan negara tetangga Rumania bersama-sama memiliki tingkat vaksinasi terendah di UE, dengan penerimaan yang rendah karena pada peredaran luas teori konspirasi dan ketidakpercayaan masyarakat.

Hanya 24 persen orang Bulgaria yang telah divaksinasi penuh sementara di Rumania angkanya hampir 33 persen.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Dirjen WHO: Pandemi Masih Jauh dari Selesai"
[Gambas:Video 20detik]