Senin, 25 Okt 2021 16:15 WIB

Sudah Disuntik Dosis Lengkap Masih Perlu Vaksin Booster? Ini Kata WHO

Inkana Izatifiqa R Putri - detikHealth
Vaksin dosin ketiga atau booster diberikan untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8). Vaksin yang diberikan adalah vaksin Moderna. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Perihal vaksin COVID-19 booster hingga kini masih menjadi pertanyaan sejumlah masyarakat di Indonesia. Mengingat tak semua masyarakat dapat memperoleh vaksin booster.

Melansir situs resmi covid19.go.id, Kementerian Kesehatan menjelaskan saat ini pemberian vaksin booster hanya diperuntukan untuk tenaga kesehatan saja.

"Namun, tidak menutup kemungkinan akan melakukan pemberian vaksin ketiga kepada selain nakes ke depannya," jelas Kemenkes dikutip dari covid19.go.id, Senin (25/10/2021).

Sementara itu, World Health Organization (WHO) menjelaskan vaksin booster hanya diperlukan untuk orang dengan kondisi tertentu. Dalam hal ini, vaksin booster diperlukan jika orang tersebut memiliki gangguan sistem imun, yakni tubuhnya tidak merespons dua dosis vaksin dengan baik. Selain itu, diperlukan vaksin booster jika kekebalan dan kinerja vaksin yang sebelumnya diberikan telah berkurang.

"WHO menyebutkan dosis tambahan diperlukan hanya kalau tubuh tidak merespons sesuai dengan seharusnya, atau karena kekebalan mulai berkurang seiring waktu berjalan, atau kinerja vaksin kurang dalam menghadapi beberapa varian yang muncul," ungkap Satgas COVID-19 dalam situs resminya.

"Tetapi, saat ini vaksin memberikan respons yang bagus dan terbukti kuat serta bisa bertahan menghadapi varian baru," imbuhnya.

Oleh karena itu, vaksin booster saat ini masih diperuntukkan bagi orang-orang yang memang membutuhkan. Manfaat pemberian dosis ketiga pun masih membutuhkan pendalaman dan pemantauan lebih lanjut.



Simak Video "Pemerintah Pertimbangkan Vaksinasi Booster Gratis dan Berbayar"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)