Sabtu, 30 Okt 2021 21:00 WIB

Deretan Kasus Oplas Gagal Total, Ada yang Sampai Meninggal Dunia

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Doctors during surgery on patient in hospital. Surgeons team working at the hospital performing surgical procedure in operating theatre. Ilustrasi operasi plastik. (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Kebanyakan orang memilih melakukan operasi plastik untuk mempercantik diri, menambah rasa percaya diri, atau hanya menghilangkan bekas luka yang mengganggu penampilan. Pastinya orang-orang yang melakukan prosedur ini berharap hasil yang maksimal dan memuaskan.

Namun, tidak semua prosedur operasi plastik atau oplas ini bisa berjalan mulus dan sesuai harapan. Di beberapa kasus operasi plastik malah membuat penampilan pasiennya menjadi lebih buruk, bahkan berujung kematian.

Berikut detikcom rangkum 5 kasus operasi plastik yang gagal dari berbagai sumber.

1. Influencer meninggal usai tiga kali oplas dalam sehari

Seorang influencer kecantikan di China meninggal usai menjalani tiga kali operasi plastik dalam sehari. Diketahui, wanita bernama Xiaoran ini meninggal akibat kegagalan organ.

Dikutip dari The Sun, Xiaoran mengunjungi klinik kecantikan pada bulan Mei untuk melakukan beberapa operasi plastik. Ia menjalani prosedur sedot lemak lengan atas, sedot lemak pinggang dan perut, dan pembesaran payudara di hari yang sama selama lebih dari 5 jam.

Sampai dua hari kemudian, wanita berusia 33 tahun tersebut mengalami sakit dan sesak napas hingga dilarikan ke rumah sakit. Setelah periksa, ia mengalami kegagalan beberapa organ dan membutuhkan perawatan intensif.

Setelah dirawat selama dua bulan, Xiaoran akhirnya meninggal dunia pada 13 Juli.

2. Diceraikan suami gegara hasil operasi gagal

Wanita 43 tahun asal China diceraikan suaminya usai melakukan operasi plastik. Ini karena suaminya menyebut operasinya gagal dan membuat wajah istrinya semakin jelek.

Ia diceraikan usai menghabisi uang sebanyak 20.000 Yuan atau sekitar 45 juta rupiah. Wanita bermarga Jin ini melakukan operasi kelopak mata ganda di sebuah rumah sakit di wilayah Nanchang pada Oktober 2019 lalu.

Dikutip dari World of Buzz, operasi plastik tersebut menghabiskan waktu selama tiga setengah jam. Namun, usai operasi kelopak matanya membengkak dan tidak mereda sampai tiga bulan.

3. Meninggal usai operasi pengangkatan lemak

Nasib naas juga menimpa Keuana Weaver usai menjalani operasi plastik. Ia melakukan operasi dengan di klinik Art Silhouette Aesthetic Surgery, Tijuana, Meksiko, dengan Dr Jesus Manuel Baez Lopez pada 29 Januari 2021.

Keuna dan sahabatnya, Kanisha Davis, mengunjungi dokter untuk melakukan beberapa operasi, termasuk prosedur pengencangan perut dan sedot lemak. Tapi, tak lama usai operasi Keuana meninggal.

Berdasarkan surat keterangan yang diterima oleh ibu Keuana, Renee Weaver, putrinya meninggal akibat ensefalopati hipoksia sekunder. Ini sejenis cedera otak yang disebabkan oleh kekurangan oksigen.

Sebelumnya, Kanisha merasa ada yang janggal saat operasi Keuana pada hari itu. Ia mencium sesuatu yang aneh, tidak adanya monitor pengawasan, dan juga langsung dibolehkan keluar dari ruang operasi. Padahal, usai prosedur sedot lemak dan pengencangan perut, pasien butuh banyak waktu untuk istirahat.

Hingga akhirnya, dugaan Kanisha yang bekerja sebagai perawat itu terbukti setelah Keuana meninggal. Bahkan Kanisha juga mengalami pendarahan dalam dan muntah-muntah, sehingga harus dirawat di rumah sakit selama dua minggu.

Masih ada beberapa kasus operasi plastik yang gagal dan memberikan hasil yang buruk. Klik ke halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2