4 Ribuan Vaksin AstraZeneca di Kudus Kedaluwarsa, Ini Respons Satgas

ADVERTISEMENT

4 Ribuan Vaksin AstraZeneca di Kudus Kedaluwarsa, Ini Respons Satgas

Ayunda Septiani - detikHealth
Kamis, 04 Nov 2021 18:07 WIB
Scientists are done research on vaccine in laboratory with test tubes on Covid19 Coronavirus type for discover vaccine.
Foto: Getty Images/iStockphoto/chayakorn lotongkum
Jakarta -

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito buka suara soal empat ribu vaksin Astrazeneca yang kedaluwarsa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Ia mengatakan adanya kejadian ini sangat disayangkan karena stok vaksin bisa terbuang percuma.

"Hendaknya hal ini menjadi pembelajaran bagi seluruh unsur dalam sistem kesehatan baik pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi, maupun kabupaten dan kota agar tidak menunda proses vaksinasi, karena vaksin ini sangat berharga untuk melindungi masyarakat di daerahnya masing-masing," kata Wiku dalam konferensi pers, Kamis (4/11/2021).

"Selain itu, masyarakat juga harus pro aktif menyambangi titik vaksinasi. Ingat, bahwa akses terhadap vaksin tidak mudah untuk kita dapatkan sehingga harus sangat dihargai dan dipergunakan secara maksimal," sambungnya Wiku.

Gubernur Jawa Tengah menginstruksikan untuk mengecek satu persatu vaksin yang kedaluwarsa.

"Tolong dicek satu-persatu yang kedaluwarsa yang mana, terutama yang pfizer, karena pfizer ini cepat," papar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kepada wartawan saat kunjungan di Kudus, Rabu (3/11/2021).

Selain itu, dia menjelaskan ada beberapa penyebab vaksin sudah kedaluwarsa. Pertama karena belum disuntikkan dan kedua kemungkinan sudah disuntikan, namun belum tercatat oleh Dinas Kesehatan.



Simak Video "Update Perkembangan Kasus Covid-19 Jelang Akhir Tahun 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT