Selasa, 16 Nov 2021 17:29 WIB

Kronologi Ribuan Orang Kena Flu Misterius di AS

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
VANCOUVER, BRITISH COLUMBIA - APRIL 4:  Reporter Wendy Luo holds up a N95 mask manufactured by 3M, one of the only masks that guards against germs such as severe acute respiratory syndrome (SARS) April 4, 2003 in Vancouver, British Columbia, Canada. A SARS clinic opened at noon today at St. Vincents Hospital in Vancouver, British Columbia, Canada. SARS is a flu-like illness which has killed at least 80 people, mostly in Asia, and more than 2,200 have been infected around the world. U.S. President George W. Bush listed the mystery virus as a communicable disease by executive order today.  (Photo by Don MacKinnon/Getty Images) Kasus flu misterius muncul di AS. (Foto: iStock)
Jakarta -

Lonjakan kasus influenza di antara mahasiswa Universitas Michigan di Ann Arbor, Amerika Serikat, saat ini menjadi fokus penyelidikan para ahli.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) akan meneliti kasus flu di kampus tersebut bersama Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Michigan serta Departemen Kesehatan Kabupaten Washtenaw.

"Bermitra dengan CDC akan mempercepat pemahaman kita tentang bagaimana musim flu ini dapat berkembang secara regional dan nasional dalam situasi pandemi COVID-19," kata Lindsey Mortensen, direktur medis dan pejabat direktur eksekutif Layanan Kesehatan Universitas di Universitas Michigan dikutip dari laman resmi kampus.

Kronologi wabah flu

Ada 528 kasus influenza yang didiagnosis oleh UHS sejak 6 Oktober, menurut rilis berita universitas. Lebih dari tiga perempat dari kasus tersebut terjadi pada orang yang tidak divaksinasi flu.

Mayoritas kasus terjadi dalam dua minggu terakhir. Pada Minggu 8 November, ada tambahan 313 kasus, sedangkan minggu sebelumnya bertambah 198 kasus.

Saat ini, terhitung sejak 6 Oktober sudah ada 1.038 orang yang terinfeksi influenza di universitas Amerika itu.

Studi dilakukan oleh CDC serta MDHHS yang membuat Bantuan Epidemiologi (Epi-Aid) untuk menyelidiki masalah kesehatan masyarakat yang mendesak.

Hasil investigasi

Investigasi dimulai minggu ini dan dipimpin oleh Departemen Kesehatan Kabupaten Washtenaw, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Michigan, dan universitas dengan tim dari CDC.

"Melalui deteksi cepat dan kolaborasi dengan pejabat kesehatan kabupaten dan negara bagian, serta peneliti School of Public Health dan Michigan Medicine, kami dengan cepat mengidentifikasi kasus ini sebagai infeksi virus influenza A (H3N2)," kata Lindsey.

Waktu peningkatan kasus terjadi ketika banyak mahasiswa UM bersiap untuk berangkat dari kampus ke tujuan di seluruh negeri dan dunia saat mahasiswa kembali ke tempat tinggal mereka untuk liburan Thanksgiving.



Simak Video "Data CDC soal Gejala Paling Sering Muncul Pada Pasien Positif Omicron"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)