Minggu, 21 Nov 2021 15:30 WIB

Sisi Lain

Bikin Terharu, Begini Curhat Perjuangan Besar Perawat Lansia di Nursing Home

Vidya Pinandhita - detikHealth
Jakarta -

Apa yang terbayang di benak ketika mendengar 'panti jompo'? Seorang perawat di rumah keperawatan membagikan kisahnya menangani lansia-lansia setiap hari. Bukan perkara mudah. Lantaran harus berjaga sepanjang hari, ia sampai harus meninggalkan keluarga di lain kota.

"Saya orangtua sudah meninggal dua-duanya. Nenek-kakek pun sudah meninggal. Tapi dengan adanya mereka, saya curahkan sayang ke mereka. Karena siapa pun itu tetap orang tua. Itu kan harus dihormati," kata Anna Lidwina, penanggung jawab di Kanopi Nursing Home pada detikcom, Senin (15/11/2021).

Meski tempatnya bekerja adalah rumah perawatan yang berbeda dengan panti jompo pada umumnya, perjuangannya setiap hari tak kalah besar. Pasalnya, penghuni yang ditanganinya adalah lansia-lansia dengan kondisi sakit.

Walhasil selain mendampingi keseharian lansia, ia harus berjaga kalau penghuni membutuhkan penanganan medis. Namun begitu, hidup bersama lansia-lansia membuat Anna memiliki segudang kisah berkesan. Baginya, yang paling berharga adalah momen kebersamaan dan kesembuhan penghuni.

"Saya jauh dari keluarga nggak boleh keluar, nahan emosi. Untuk menangani penghuni yang marah-marah itu perlu perjuangan," kata Anna.

"Kebersamaan dan kesembuhan. (Ada penghuni) datang tidak sadar, dengan semua alat di hidung, segala macam, penghuni juga nggak bisa jalan. (Ketika) pulangnya, saya lega. Opa-omanya juga. Sampai sekarang kita masih kontak. Kita tanya, ada yang mau balik lagi (ke nursing home)," sambungnya.

Anna mengisahkan, ia bersama perawat-perawat di nursing home diwajibkan menginap. Selain untuk memaksimalkan perawatan dan pengawasan, juga untuk mendekatkan perawat dengan lansia.

Sempat ditentang oleh keluarga, Anna mempertahankan keputusannya untuk melayani lansia. Kini ia dan keluarganya sama-sama bisa memahami, pekerjaannya di nursing home adalah caranya melayani sesama manusia.

Di samping itu, Anna memiliki cita-cita mulia untuk para lansia di nursing home.

"Yang pasti semua nyaman dan happy ya, sehat. Jangan ada yang sedih, saling berkomunikasi. Begitu pun dengan keluarga di rumah yang ada lansianya ya sama, kita bisa rawat benar-benar dengan kasih. Benar-benar dengan apa yang dia (lansia) butuhkan," pungkas Anna.

(vyp/up)