Senin, 22 Nov 2021 21:01 WIB

Apakah Habis Vaksin COVID-19 Boleh Berhubungan Intim? Ini Penjelasannya

Astika - detikHealth
Shot of an affectionate young couple spending some quality time together in their bedroom at home Bolehkan berhubungan intim usai vaksin COVID-19. (Foto: iStock)
Jakarta -

Apakah habis vaksin boleh berhubungan intim? Gencarnya dorongan untuk melakukan vaksinasi guna menekan angka infeksi akibat COVID-19 menimbulkan banyak pertanyaan seputar aktivitas ini.

Salah satu alasan yang cukup menjadi perdebatan adalah berhubungan intim dinilai sebagai aktivitas fisik yang menguras banyak energi. Sehingga, ada yang menyarankan untuk tidak dilakukan karena seusai vaksinasi tubuh masih membutuhkan banyak energi untuk menghasilkan sistem imun.

Dikutip dari The Sire, Senin (22/11/2021), Kementerian Kesehatan Singapura tidak menyarankan untuk melakukan olahraga berat seusai mendapatkan vaksinasi, terutama jenis mRNA yakni Pfizer dan Moderna.

Contoh kasus yang pernah terjadi di Singapura adalah seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun mengalami serangan jantung, enam hari setelah mendapatkan dosis pertama vaksin Pfizer. Serangan terjadi saat ia sedang angkat berat di gym dengan beban dua kali beratnya sendiri.

Kondisi yang dialami remaja tersebut adalah miokarditis, yakni peradangan pada otot jantung. Sejak April 2021, CDC telah melaporkan lebih dari 1000 kasus miokarditis setelah mendapatkan vaksin mRNA. Namun, kasus ini tergolong langka dari ratusan juta dosis yang telah didistribusikan.

Maka, Kementerian Kesehatan Singapura telah mengumumkan beberapa olahraga berat yang harus dihindari setelah vaksin, seperti berenang, bersepeda, berlari, angkat beban berat, bola kaki, dan badminton.

Sebenarnya, aktivitas fisik yang berat didefinisikan saat denyut jantung antara 77 persen dan 93 persen denyut jantung maksimum. Misal, pria sehat dengan usia rata-rata 40 tahun memiliki denyut jantung maksimal 180 denyut per menit, maka saat melakukan aktivitas berat akan menghasilkan denyut jantung sekitar 138 hingga 167 denyut per menit.

Berhubungan intim memang masuk ke dalam aktivitas yang membakar kalori, di mana rata-rata pria membakar 101 kalori dan menghasilkan 130 denyut per menit selama sesi seks normal. Sehingga, rata-rata aktivitas seksual tergolong olahraga ringan hingga sedang.

Maka, secara umum berhubungan intim setelah vaksin masih tergolong aman. Dengan catatan, setiap pasangan harus mengukur kemampuan diri masing-masing agar tidak terlalu kelelahan yang bisa akibatkan risiko miokarditis seperti aktivitas olahraga berat lainnya.



Simak Video "Pemerintah Minta Produsen Vaksin Covid-19 Penuhi Target Pengiriman"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)