ADVERTISEMENT

Senin, 29 Nov 2021 10:32 WIB

Cerita Dokter Penemu Varian Omicron: Gejala Ringan tapi Tak Biasa

Astika - detikHealth
Ilustrasi masker, pandemi covid-19, ilustrasi vaksin, ilustrasi pasien covid-19 Gejala varian Omicron ringan tapi tak biasa. (Foto: AP/Vadim Ghirda)
Jakarta -

Dokter Afrika Selatan, Angelique Coetzee, pertama kali menginformasikan bahwa varian Omicron memiliki gejala ringan tetapi tergolong tidak biasa pada pasien sehat.

Angelique Coetzee diketahui telah berpraktik sebagai dokter selama 30 tahun dan menjadi pemimpin Asosiasi Medis Afrika Selatan (SAMA).

Mengutip New York Post (29/11/2021), Coetzee pertama kali menemukan kasus COVID-19 dengan jenis virus varian baru ini saat melakukan praktik di Pretoria.

"Gejala mereka sangat berbeda dan sangat ringan dibandingkan dari kasus yang saya tangani sebelumnya," ujar Coetzee kepada The Telegraph.

Coetzee telah menghubungi pihak komite penasihat vaksin Afrika Selatan pada 18 November setelah ia memerika satu keluarga yang terdiri dari empat orang dinyatakan positif COVID-19 dan menunjukkan gejala kelelahan yang ekstrem.

Sejauh ini, Coetzee telah menangani sekitar 24 pasien yang menunjukkan gejala varian Omicron. Sebagian besar adalah pria muda dan setengahnya tidak divaksin. Menurut pengamatan Coetzee, tidak ada satu pun pasien mengeluhkan kehilangan indra penciuman dan perasa.

Varian baru ini menunjukkan gejala:

  • Nyeri otot
  • Kelelahan
  • Tidak enak badan.


"Sejauh ini, kami mendeteksi mereka yang terinfeksi tidak mengalami kehilangan indra penciuman dan perasa. Mereka mungkin batuk, tapi bukan gejala yang menonjol. Beberapa dari mereka dirawat di rumah," lanjut Coetzee.

Secara umum, semua pasien yang ditangani Coetzee dalam kondisi sehat. Namun, ia khawatir kepada kelompok lanjut usia yang belum divaksin jika terinfeksi varian Omicron kemungkinan bisa lebih parah, terutama yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes dan penyakit jantung.

"Yang harus kita khawatirkan sekarang adalah orang yang lebih tua dan tidak divaksin terinfeksi varian baru, kita akan melihat banyak orang dengan penyakit [bentuk] yang parah," katanya.



Simak Video "Bertambah Lagi! Kini Varian Omicron Sudah Masuk Hawaii"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT