ADVERTISEMENT

Kamis, 02 Des 2021 06:55 WIB

Nekat Coba Tantangan Viral Masturbasi DDD? Awas Risiko Penis Patah

Firdaus Anwar - detikHealth
banana with open skin in the tossed state on a dark background DDD Challenge viral di awal Desember (Foto: Getty Images/iStockphoto/Albert Yarullin)
Topik Hangat DDD Challenge
Jakarta -

Memasuki bulan Desember, di media sosial viral pembahasan tren DDD Challenge, singakatan dari Destroy D*ck December. Ini adalah sebutan untuk tantangan masturbasi rutin sebulan penuh bagi pria.

DDD diketahui merupakan kelanjutan dari tantangan NNN atau No Nut November yang sebelumnya sempat ramai juga di bulan November. Hanya saja pada NNN pria ditantang untuk tidak masturbasi selama sebulan penuh, sementara DDD sebaliknya.

Baik NNN maupun DDD awalnya merupakan sekedar candaan di internet. Namun demikian ada beberapa netizen yang mengaku mencobanya.

Ahli urologi dr Andredasta C Sinulingga, SpU, dari RSU Bunda Margonda mengingatkan bahwa masturbasi yang dilakukan terlalu sering tidak baik untuk kesehatan. Alasannya tingkat konsentrasi sperma pada air mani bisa berkurang dan juga ada risiko cedera.

Masturbasi yang terlalu intens berisiko mencederai jaringan di corpus cavernosum atau bagian pada penis yang berperan saat ereksi. Saat itu terjadi, bukan tidak mungkin penis 'patah' (penile fracture).

"Jika manipulasi saat masturbasi itu dilakukan sangat kuat atau berlebihan, atau ada juga yg masturbasi dengan menekan-nekan penisnya pada kasur, papan, dan lain-lain, tentu bisa berisiko patah tadi," papar dr Andre pada detikcom, Rabu (1/12/2021).

"Penis itu memang alamiahnya ereksi dan ejakulasi satu kali periode, tidak bisa langsung berulang... Jadi kalau ada istilah masturbasi terus menerus, maka bisa dipastikan akan menyebabkan trauma pada penis," pungkasnya.

Lihat juga video 'Aman Nggak Kalau Masturbasi Keseringan?':

[Gambas:Video 20detik]



(fds/up)
Topik Hangat DDD Challenge

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT