Minggu, 05 Des 2021 22:28 WIB

Wanita Bunuh Diri di Makam Ayah Usai Hamil-Dipaksa Aborsi, Ini Kata Psikolog

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Teenage grl sitting on a staircase outside feeling depressed Ilustrasi depresi (Foto: iStock)
Jakarta -

Seorang mahasiswi di Mojokerto bunuh diri di makam ayah, diduga depresi karena hamil dan dipaksa aborsi. Identifikasi faktor kejiwaan perlu dilakukan untuk mengungkap motif sebenarnya.

Hal ini disampaikan oleh Joice Manurung dalam perbincangan dengan InsertLive, Minggu (5/12/2021).

"Terkait kasus ini maka kita perlu melakukan pengukuran psikologi lebih lanjut terhadap sang mahasiswi terhadap kondisi mental dan emosionalnya sebelum melakukan upaya mengakhiri hidup," kata Joice.

Joice mengatakan, beberapa kondisi memang bisa memicu depresi pada ibu hamil. Di antaranya faktor usia dan adanya trauma sebelum terjadi kehamilan.

"Beberapa kondisi yang bisa mempengaruhi kesehatan mental di antaranya usia muda atau remaja, atau adanya traumatis sebelum kehamilan yang kemudian muncul, atau tidak adanya dukungan sosial atau support sistem dari orang terdekat atau memiliki riwayat depresi yang belum tuntas pengobatannya," terang Joice.

Mahasiswi berinisial NWR ditemukan meninggal di dekat makam sang ayah di Mojokerto, Jawa Timur. Wanita 23 tahun ini meninggal setelah minum racun, diduga tidak kuat menghadapi tekanan bertubi-tubi.

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA

CATATAN: Tulisan ini tidak berniat untuk menginspirasi aksi bunuh diri. Bila mengalami dorongan untuk mengakhiri hidup, segera cari pertolongan dengan menghubungi psikolog atau psikiater.



Simak Video "Formula Cegah Kekerasan Seksual Anak di Sekolah"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)