ADVERTISEMENT

Kamis, 23 Des 2021 11:10 WIB

Menkes Buka-bukaan Temuan Kasus Pertama Omicron di RI, Bukan Pekerja Wisma Atlet

Vidya Pinandhita - detikHealth
Menkes Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. Foto: Vidya Pinandhita/detikHealth
Topik Hangat Omicron Masuk RI!
Jakarta -

Pasien pertama varian Omicron di Indonesia, yang adalah petugas kebersihan di Wisma Atlet, diketahui tertular dari seorang WNI yang tiba di RI dari Nigeria. Akan tetapi, kasus WNI dari Nigeria tersebut tak dihitung sebagai kasus Omicron di RI. Mengapa demikian?

Diketahui, pekerja kebersihan di Wisma Atlet tersebut tak memiliki riwayat perjalanan luar negeri. Sempat disebutkan, pasien tersebut terpapar lantaran sehari-hari melayani penghuni Wisma Atlet.

Dengan kondisi tersebut, Kementerian Kesehatan kemudian melakukan penelusuran kontak erat (tracing) pasien dalam waktu 14 hari terakhir. Dari pemeriksaan S Gene Target Failure (SGTF) ditemukan, pasien tertular dari seorang WNI yang melakukan karantina pasca perjalanan ke Nigeria dan tiba di RI tepatnya pada 27 November 2021.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyebut kasus pada WNI dari Nigeria tersebut tak dihitung sebagai kasus Omicron di RI. Pasalnya saat terdeteksi, orang tersebut sudah dalam keadaan sembuh. Walhasil, hasil tes pada orang tersebut tak bisa dilaporkan ke lembaga internasional GISAID.

"Yang status Nigeria itu orangnya sudah sembuh. Nah kalau dia sudah sembuh kita nggak bisa WGS. Karena WGS itu harus positif," terangnya saat ditemui di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Rabu (22/12/2021).

"Kalau tidak bisa WGS, nggak ada hasilnya, kita nggak bisa submit ke GISAID. Jadi database internasional. Dengan demikian kita nggak bisa recognize itu sebagai positif," sambung Menkes.

Menkes juga menyebut, hasil dari SGTF tak bisa disimpulkan sebagai positif varian Omicron. Hasil dari SGTF hanya disimpulkan sebagai kasus probable.

"Walaupun chance-nya besar sekali. Karena memang SGTF itu sekarang dipakai di Inggris dipakai untuk menghitung kasus Omicron," pungkas Menkes.



Simak Video "Omicron Masuk RI, Ketua Satgas IDI Singgung Karantina 'Rp 40 Juta'"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)
Topik Hangat Omicron Masuk RI!

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT