Senin, 27 Des 2021 14:30 WIB

Heboh Serial 'Layangan Putus', Psikolog Bongkar Sederet Penyebab Orang Selingkuh

Vidya Pinandhita - detikHealth
Adegan-adegan dalam serial Layangan Putus Ilustrasi serial Layangan Putus ramai di medosis, psikolog bongkar sederet penyebab orang selingkuh. Foto: Dok. MD Pictures
Jakarta -

Media sosial dihebohkan oleh series Layangan Putus, mengisahkan perselingkuhan di antara suami-istri. Tak sedikit warganet ikut terbawa emosi melihat sang suami berselingkuh dari hubungan yang terlihat baik-baik saja. Punya hubungan dan pasangan yang baik, kenapa perselingkuhan bisa terjadi?

Psikolog klinis Anastasia Sari Dewi, founder dari pusat konsultasi Anastasia and Associate, menjelaskan perselingkuhan tak melulu disebabkan sikap egois. Di baliknya, terdapat sejumlah kemungkinan penyebab mulai dari rasa marah, masalah seks, kurangnya rasa cinta, stres, kurang komitmen, kurang rasa percaya diri, hingga faktor eksternal.

"Perselingkuhan terjadi karena perasaan marah terhadap pasangan. Bisa juga marah itu karena keinginan untuk balas dendam, misal pasangannya juga berselingkuh, kemudian mengkritik, menyakiti dia sehingga dia marah tapi marahnya itu dilampiaskan dengan berselingkuh," terang Sari pada detikcom, Senin (27/12/2021).

"Kemudian bisa juga yang kedua disebabkan ketidakpuasan dalam hubungan seks dari pasangan yang remi atau pasangan yang sebenarnya. Bisa misalkan perbedaan gaya seks, atau perbedaan cara pandang terhadap hubungan seks itu sendiri seperti apa," sambung Sari.

Kurang rasa cinta

Kemungkinan penyebab selanjutnya yakni kurangnya rasa cinta. Walhasil, orang yang mengalami hal tersebut mencari-cari perasaan dicintai dari orang selain pasangan.

"Perasaan cinta ini membuat orang ingin merasakan dicintai itu seperti apa, mencintai itu seperti apa, dari orang lain. Jadi dari pasangannya sudah hambar, monoton, dia akan berusaha mencari orang lain yang bisa memberikan deg-degannya itu lagi sehingga perasaan cinta itu muncul lagi," jelas Sari.

"Makanya sering disarankan untuk pasangan yang sudah lama, lakukan banyak aktivitas beragam, berbeda, spend time berdua untuk menjaga adanya rasa cinta. Bukan cuma ngurusin anak setiap hari, bekerja, perasaan cinta juga penting," imbuhnya.

Selain itu, perselingkuhan juga bisa disebabkan rasa kurang berharga. Lantas, mengapa pada banyak kasus perasaan tersebut malah dilampiaskan dengan berselingkuh? Simak di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2