Selasa, 28 Des 2021 16:00 WIB

Tanggal 17 Desember ke Astha District 8 SCBD, Haruskah Tes COVID-19?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Virus In Red Background - Microbiology And Virology Concept Ilustrasi saran pakar perihal tes COVID-19 jika sempat berpapasan dengan pasien varian Omicron. Foto: Getty Images/iStockphoto/loops7
Jakarta -

Kementerian Kesehatan melaporkan pasien transmisi lokal varian Omicron. Pasien tersebut baru-baru ini terdeteksi sempat mengunjungi kawasan SCBD pada 17 Desember 2021, tepatnya di Mall Astha District 8.

"Yang terbaru adalah kasus laki-laki usia 37 tahun yang tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri dalam beberapa bulan terakhir, ataupun kontak dengan pelaku perjalanan luar negeri," kata juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi, dikutip dari laman resmi Kemenkes, Selasa (28/12/2021).

Lantas jika sempat ke lokasi yang sama pada hari tersebut, apa yang harus dilakukan? Mengingat varian ini disebut-sebut menular dengan amat cepat, haruskah langsung melakukan pemeriksaan COVID-19?

Dalam wawancara sebelumnya, ahli epidemiologi dari Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI), Dr Masdalina Pane, menjelaskan orang yang sempat melakukan kontak dengan pasien COVID-19, khususnya varian Omicron, perlu melakukan karantina selama 14 hari. Hal itu dibarengi testing COVID-19 sesuai anjuran hari yang berlaku.

"Masyarakat yang kontak erat dengan yang bersangkutan memantau status kesehatannya selama 14 hari, tetap menggunakan protokol kesehatan dan segera tes jika muncul gejala. Tapi jika gejala tidak ada, tes dilakukan di hari ke-6," terang Pane saat dihubungi detikcom terkait pasien Omicron yang lolos karantina dari Wisma Atlet, Senin (27/12/2021).

Menurutnya, tracing adalah kunci utama pengendalian pandemi COVID-19. Artinya di samping isolasi dan pelacakan kontak erat pasien, orang yang menjalani isolasi perlu dipantau kondisi kesehatannya.

"Kunci utama pengendalian wabah itu tracing. Tracing bukan sekedar mencari kontak erat saja tetapi juga memantau status kesehatan sampai isolasi dan karantina selesai dilakukan," jelas Pane.



Simak Video "Omicron Masuk RI, Ketua Satgas IDI Singgung Karantina 'Rp 40 Juta'"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)