ADVERTISEMENT

Rabu, 29 Des 2021 09:00 WIB

Kemenkes Bicara Wacana Micro Lockdown Terkait Transmisi Lokal Omicron

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kasus Omicron di Indonesia pertama kali terdeteksi Rabu (15/12). Varian Omicron pun pertama kali dijumpai di Wisma Atlet. Bagaimana deretan fakta terbarunya? Kemenkes bicara wacana micro lockdown usai penemuan transmisi lokal Omicron. (Foto: Getty Images/iStockphoto/golibtolibov)
Jakarta -

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi belum bisa memastikan apakah micro lockdown akan diberlakukan usai menemukan kasus transmisi lokal di Jakarta. Menurutnya, Kemenkes RI kini masih fokus melakukan tracing.

"Kalau lockdown kita lihat dulu hasil tracing dan testing ya," beber dr Nadia kepada detikcom.

Seperti diketahui, pasien Omicron transmisi lokal tersebut tinggal di salah satu apartemen Jakarta Utara dan sempat mengunjungi salah satu restoran di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Wacana micro lockdown sebelumnya diutarakan Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan. Menurut dia, pemerintah bakal menerapkan strategi serupa seperti di Wisma Atlet seandainya ditemukan kasus lokal Omicron.

"Melalui testing dan tracing yang kuat, langkah lockdown di level mikro, seperti yang dilakukan di Wisma Atlet, dapat kita implementasikan seandainya transmisi lokal varian Omicron sudah terdeteksi," beber dia dalam konferensi pers Senin (27/12/2021).

Hingga kini, total sudah ada 47 kasus Omicron di Indonesia. Adapun penambahan kasus transmisi lokal terjadi pada pria berusia di atas 30 tahun yang kini tengah dirawat di RSPI Sulianti Saroso untuk dilihat gejala klinisnya, terkait infeksi Omicron.

Simak Video 'Satgas Jelaskan Konsep Mikro Lockdown untuk Tangkal Omicron':

[Gambas:Video 20detik]



(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT