Minggu, 02 Jan 2022 18:30 WIB

5 Fakta 'Florona', Infeksi Ganda Influenza-Corona yang Terjadi di Israel

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Coronavirus. COVID-19. Copy space. 3D Render Flurona, infeksi ganda flu dan Corona. (Foto ilustrasi: Getty Images/BlackJack3D)
Jakarta -

Baru-baru ini Israel melaporkan kasus pertama 'Flurona' atau 'Florona' yang terjadi di negaranya. Kasus ini diyakini sebagai infeksi ganda COVID-19 dan influenza.

Namun, ternyata Florona bukanlah varian baru. Meski begitu, para dokter tengah mempelajarinya karena Israel melihat adanya lonjakan kasus influenza dalam beberapa pekan terakhir.

Meskipun baru ditemukan satu kasus, pejabat kesehatan di Israel mengatakan bahwa kemungkinan banyak orang lain yang mengalami infeksi ganda ini. Tetapi, mungkin belum terdiagnosis dengan tepat.

Dikutip dari Times of Israel, berikut beberapa fakta yang perlu diketahui soal Florona:

1. Arti Florona

Florona atau Flurona merupakan kasus infeksi ganda influenza dan COVID-19. Artinya, seseorang terinfeksi kedua virus itu pada saat yang bersamaan.

2. Terjadi pada wanita hamil

Kasus pertama Florona ini ditemukan pada seorang wanita hamil yang tidak divaksinasi. Menurut pihak Rumah Sakit Beilinson di Petah Tikva, wanita tersebut mengalami gejala yang ringan.

Namun, pada Kamis lalu pasien wanita tersebut sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Ia dipastikan dalam kondisi yang baik.

3. Bukan kasus pertama di dunia

Beberapa laporan mengungkapkan bahwa ini menjadi tanda kasus infeksi ganda pertama di dunia. Tetapi, ternyata laporan pasien yang mengalami infeksi ganda flu dan COVID-19 sudah lebih dulu muncul di Amerika Serikat pada tahun 2020 lalu.

4. Kasus Florona terbilang ringan

Dokter di Beilinson menyebut kasus Florona yang teridentifikasi ini relatif ringan. Kedua penyakit tersebut sama-sama menyerang saluran pernapasan.

"Penyakitnya adalah penyakit yang sama. Mereka virus dan menyebabkan kesulitan bernapas karena keduanya menyerang saluran pernapasan bagian atas," kata Arnon Vizhnitser, direktur departemen ginekologi rumah sakit.

Meski demikian, Kementerian Kesehatan masih mempelajari kasus tersebut untuk melihat apakah kombinasi kedua virus itu bisa menyebabkan penyakit yang lebih parah.

5. Dikhawatirkan memicu 'twindemic'

Dalam beberapa pekan terakhir, kasus flu di Israel melonjak. Hampir 2.000 orang dirawat di rumah sakit di tengah serangan pandemi COVID-19.

Hal ini memicu kekhawatiran 'twindemic' dari kedua penyakit tersebut. Istilah 'twindemic' ini mengacu pada kekhawatiran sejumlah besar kasus flu dan kasus COVID-19 dapat membanjiri rumah sakit, karena tidak banyak individu yang akan terinfeksi kedua virus sekaligus.



Simak Video "Langkah Israel Usai Kemunculan Kasus 'Florona'"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)