ADVERTISEMENT

Selasa, 04 Jan 2022 07:14 WIB

AS Izinkan Vaksin COVID-19 Pfizer Jadi Booster untuk Anak 12 Tahun ke Atas

Firdaus Anwar - detikHealth
Brasov, Romania - February 21, 2021: Pfizer-BioNTech Covid-19 vaccine on a white background. Foto: Getty Images/carmengabriela
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengizinkan vaksin COVID-19 Pfizer diberikan sebagai booster atau dosis tambahan untuk anak usia 12-15 tahun. Izin ini dikeluarkan saat Amerika Serikat (AS) tengah menghadapi ancaman varian Omicron.

AS menghadapi potensi lonjakan kasus usai kembalinya orang-orang dari libur natal dan tahun baru. Sebagian pekerja dan anak-anak sekolah telah kembali beraktivitas, membuka risiko kolapsnya sistem kesehatan bila banyak yang jatuh sakit secara bersamaan.

"Berdasarkan penilaian FDA terhadap data yang ada, dosis booster dari vaksin yang sudah mendapat izin bisa membantu memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap varian Delta dan Omicron," kata direktur peneliti FDA, Peter Marks, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (4/1/2022).

Kasus COVID-19 AS saat ini mencapai rata-rata 400.000 dalam sehari. Jumlah tersebut lebih banyak dua kali lipat dari rata-rata kasus harian seminggu sebelumnya.

Pemerintah AS berupaya mendorong orang-orang yang belum vaksinasi agar mau divaksin dan yang sudah divaksinasi untuk segera dapat booster. Orang-orang bisa mendapat booster minimal lima bulan setelah vaksinasi lengkap.

Anak-anak usia 5-11 tahun yang memiliki gangguan imun juga diizinkan mendapat booster.



Simak Video "Vaksin Pfizer Dinilai 73% Efektif Diberikan Pada Anak di Bawah 5 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT