Selasa, 04 Jan 2022 12:31 WIB

Kemenkes Israel Soroti 'Flurona', Tak Parah tapi Kok Ya Bikin Cemas

Vidya Pinandhita - detikHealth
Corona Viruses against Dark Background Ilustrasi Israel laporkan temuan pasien terjangkit kombinasi virus influenza dan virus Corona 'Flurona'. Foto: Getty Images/loops7
Jakarta -

Israel baru-baru ini melaporkan temuan kasus infeksi influenza bersamaan dengan virus Corona bernama 'Flurona'. Kasus tersebut terjadi pada seorang wanita muda yang tengah hamil, menjalani perawatan di Rabin Medical Center sebelum melahirkan.

Pasien Flurona pertama tersebut kemudian menjalani perawatan lebih lanjut di rumah sakit, dengan gejala ringan.

Kementerian Kesehatan Israel kini tengah mempelajari kasus Flurona yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tujuannya, yakni memastikan kombinasi kedua virus ini tidak menyebabkan penyakit yang lebih berat pada pasien.

Arnon Vizhnitser, Direktur Departemen Ginekologi Rumah Sakit Beilinson di kota Petah Tikva, Israel, menjabarkan secara tipis kronologi ditemukannya virus influenza dan virus Corona sekaligus pada wanita tersebut.

Menurutnya, sudah dilakukan pemeriksaan kembali dan hasil tetap menunjukkan wanita tersebut terjangkit kedua jenis virus.

"Dia didiagnosis flu dan virus corona segera setelah dia tiba. Kedua tes kembali positif, bahkan setelah kami memeriksanya lagi," kata Vizhnitser, dikutip dari Euro News, Selasa (4/1/2022).

"Penyakitnya adalah penyakit yang sama. Mereka virus dan menyebabkan kesulitan bernapas karena keduanya menyerang saluran pernapasan bagian atas," sambungnya.

Juga diketahui, pasien Flurona tersebut tidak divaksinasi COVID-19 maupun influenza.

Dalam kondisi yang baik, pasien tersebut kemudian pulang dan meninggalkan rumah sakit Kamis lalu.

Kekhawatiran Kementerian Kesehatan Israel

Hingga kini, masih sangat sedikit informasi terkait Flurona. Dengan kajian yang kini tengah diusung Kementerian Kesehatan Israel, diharapkan kombinasi dua jenis virus tersebut tak menimbulkan kondisi penyakit parah pada pasien.

Kementerian Kesehatan Israel juga menyorot risiko peningkatan kasus influenza. Pasalnya pekan lalu, seorang berusia 31 tahun meninggal dunia akibat komplikasi influenza, dalam keadaan sedang hamil sembilan bulan.

"Tahun lalu, kami tidak menyaksikan kasus flu di antara wanita hamil atau melahirkan," kata Vizhnitser.

"Hari ini, kami melihat kasus virus corona dan flu yang mulai muncul kembali," lanjutnya.

Seperti apa kondisi pandemi COVID-19 Israel di balik temuan kasus Flurona? Mengingat varian Omicron tengah merebak di sejumlah negara, seperti apa situasi COVID-19 di Israel kini? Simak di halaman selanjutnya.


Selanjutnya
Halaman
1 2