Rabu, 05 Jan 2022 19:01 WIB

Waspada! Mimisan yang Seperti Ini Bisa Jadi Pertanda Tumor

Hartaty Varadifa - detikHealth
Young woman getting a bloody nose Ciri-ciri mimisan pertanda tumor. (Foto: Getty Images/iStockphoto/maroke)
Jakarta -

Ada banyak penyebab mimisan yang umum terjadi, tetapi biasanya orang yang mengalami mimisan disebabkan karena udara kering.

Kekeringan inilah yang memicu terjadi pengerasan kulit dalam hidung hingga gatal dan berakhir iritasi. Jika tergores, maka hidung akan berdarah.

Selain itu, alergi, pilek dan sinus juga dapat mengeringkan selaput hidung dan menyebabkan mimisan. Adapun penyebab umum mimisan lainnya seperti iritasi kimia, reaksi alergi, cedera hidung, bersin berulang, udara dingin hingga infeksi saluran pernapasan

Faktanya, mimisan juga bisa menjadi pertanda tumor. Menurut dr Ika Dewi Mayangsari, SpTHT-KL(K) salah satu tanda tumor berkembang parah bisa dilihat dari keluhan mimisan.


"Tumor otak biasanya dekat dengan sinus dan hidung ya. Kalau misalnya tumor otak itu sudah meluas atau sudah masuk ke daerah sinus nasal, kemudian terjadi nekrosis itu bisa juga menyebabkan mimisan," jelas dr Ika Dewi Mayangsari, SpTHT-KL(K) pada live Instagram RSCM Kencana, Rabu (05/01/2022).

Ika kemudian menyebutkan mimisan yang disebabkan oleh tumor juga disebabkan oleh pembuluh darah pada tumor yang terbuka.

"Mimisannya tentunya terjadi dari tumor otak yang udah masuk ke dalam rongga hidung sehingga kemudian nekrosis atau sebagian tumor itu hancur dan ada pembuluh darah dari tumor itu yang terbuka itu bisa menyebabkan mimisan," sambungnya.

Ada berbagai jenis tumor yang dapat menyebabkan mimisan dan tentunya memiliki gejala yang berbeda-beda. Salah satunya juga dapat ditandai dengan perubahan pada bentuk wajah dan hal ini menunjukkan tumor sudah semakin tumbuh membesar.

"Kalau misalnya tumornya di pipi yaitu tumor marcia, cepat berkembang dan tanpa disadari oleh pasien sudah merubah perubahan pada wajah, ada gangguan hidung tersumbat, kemudian mimisan, dan tidak ditangani dengan cepat nah itu tumornya bisa jadi semakin berkembang dan bisa masuk ke bola mata," lanjut dokter yang bertugas di Divisi Onkologi, Departemen THT-KL FKUI RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo.

Untuk mengatasi mimisan yang terkait tumor maka perlu dilakukan terapi hingga operasi. Hal ini dikarenakan bukan mimisannya yang ditangani, tapi harus tumornya yang diobati lebih awal.

"Nah bagaimana mimisannya tidak berulang, berarti tumornya ini yang harus kita berikan terapi dan obati tergantung dari jenis tumornya apa. Kalau misalnya tumornya vaskuletina nah itu berarti kita operasi."

"Lalu misalnya tumor ganas seperti karsinoma sofari pilihan dari terapinya yaitu radiasi bisa dikombinasikan dengan kemoterapi kalau misalnya masih awal bisa dengan radiasi, tapi kalau sudah lebih stadium satu bisa dikombinasikan dengan kemoterapi. Tapi ada juga tumor ganas sinus sinus maksila siloed nah itu kita lakukan operasi," ucapnya.



Simak Video "Kanker Serviks, Kanker Reproduksi Wanita yang Bisa Dicegah"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)