ADVERTISEMENT

Kamis, 13 Jan 2022 16:02 WIB

Dengar Kata WHO! Jenis Masker Ini Sama Sekali Tak Bisa Tangkal Omicron

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Portrait of young woman putting on a protective mask for coronavirus isolation Dengar kata WHO! Ini jenis masker yang tak efektif tangkal Omicron.(Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Varian Omicron membuat banyak pakar di dunia memperbarui rekomendasi penggunaan masker. Salah satu pakar Amerika Serikat misalnya, menyarankan warganya beralih memakai masker N95, daripada menggunakan masker kain.

Amerika Serikat diketahui belakangan mencatat penambahan kasus COVID-19 tertinggi, menembus 1,4 juta kasus per hari didominasi varian Omicron.

"Omicron adalah virus yang sangat menular, mungkin patogen paling menular di bumi," kata Lawrence Gostin, profesor hukum kesehatan global di Universitas Georgetown dan Direktur Pusat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Hukum Kesehatan Global, dikutip dari ABC News Kamis (13/1/2022).

Masker kain dan masker bedah biasa

"Masker kain hampir tidak melindungi seseorang dari virus Omicron. Melawan Delta saja, masker kain hanya efektif sekitar 20 hingga 30 persen. Dan tentu saja, dengan Omicron, efektivitasnya dapat semakin berkurang, atau bahkan tidak melindungi sama sekali."

Profesor Gostin mengatakan orang-orang perlu membuang masker kain mereka sekarang demi masker yang lebih efektif.

"[Mereka] hampir tidak berguna melawan patogen aerosol yang terbawa udara semacam ini. Dan bahkan masker bedah biasa tidak seefektif seperti biasanya."

Masker mana yang terbaik?

Para pakar sepakat masker N95, KN95 atau KF94 adalah pilihan terbaik melawan varian Omicron. Sederet masker tersebut terbuat dari bahan sintetis berlapis-lapis dan menyaring atau menangkap sekitar 95 persen partikel di udara.

Artinya, jika masker tersebut dipakai dengan benar, masker ini akan memberikan tingkat perlindungan yang sangat tinggi terhadap paparan virus Corona varian Omicron.

Tetapi bagaimana jika tidak bisa mendapat masker N95 di apoteker setempat?

Para ahli mengatakan pilihan terbaik berikutnya adalah masker bedah kelas medis berlapis-lapis, bukan kertas. Ada satu peringatan penting di balik penggunaan masker bedah tersebut, yaitu pas dengan wajah.

"Mari kita bicara tentang dua kualitas apa yang kita cari dalam masker," kata Sabrina Assoumou, seorang dokter penyakit menular di Boston Medical Center.

"Yang pertama filtrasi, dan yang kedua fit," katanya.

Karena masker bedah biasanya hanya memiliki satu ukuran, seringkali ada celah di samping yang otomatis mengurangi efektivitas masker. Namun, sebenarnya hal ini bisa diakali dengan mengikat tali masker dengan cara simpul, memastikan tak ada celah udara yang mungkin masuk.

Bagaimana dengan masker ganda?

Menempatkan masker kain di atas masker bedah juga dapat membantu melindungi diri dari paparan virus Omicron dalam batas waktu tertentu.

"Saya akan mengatakan kepada siapa pun yang masih menggunakan masker kain, harap pertimbangkan dengan serius untuk meningkatkan masker Anda setidaknya menjadi masker bedah kelas medis yang cocok," katanya.



Simak Video "Kasus Omicron RI Capai Angka 882, Tersebar di Mana Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT