Senin, 17 Jan 2022 15:59 WIB

Veronica Tan Tawarkan Tes PCR Deteksi Omicron, Dipatok Rp 450 Ribu

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Tenaga kesehatan melakukan tes swab antigen kepada warga di Gg Bahagia, Kel Gerendeng, Kec Karawaci, Tangerang. Upaya ini sebagai tracing atau pelacakan untuk menekan penyebaran COVID-19. Tes PCR untuk deteksi COVID-19. (Foto: Andhika Prasetia)
Jakarta -

Veronica Tan menawarkan tes PCR yang disebut bisa mendeteksi varian Omicron. Layanan tes tersebut dinamakan PCR O+.

Dalam poster yang diunggah di akun Instagram pribadinya, tes PCR ini disebut bisa membedakan Omicron dan Non Omicron. Tes PCR yang ditawarkan menggunakan kit IVD yang sudah teregistrasi di Kemenkes.

Harga tes PCR yang disebut bisa mendeteksi varian Omicron itu dipatok Rp 450 ribu. Harga layanannya lebih mahal daripada tes PCR biasa yang ditetapkan Kemenkes.

"Mendeteksi varian Probable Omicron dan non Omicron," tulis poster tersebut.

Menanggapi, juru bicara vaksinasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan tes tersebut kemungkinan besar menggunakan SGTF.

"Sepertinya iya (SGTF)," katanya kepada detikcom, Senin (17/1/2022).

Tes PCR metode SGTF bisa memprediksi ada tidaknya varian Omicron sehingga hasilnya akan probable atau negatif dengan mengidentifikasi 'S' Gene Target Failure (SGTF) yang dimiliki varian tersebut.

SGTF ini dapat mendeteksi kekhasan varian Omicron yang tidak memiliki elemen 'S-gene'. Sampel yang terdeteksi positif dengan tes tersebut, dikategorikan probable Omicron.



Simak Video "Jangan Euforia Dulu! Epidemiolog Minta Waspada soal BA.2"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)