Senin, 17 Jan 2022 17:41 WIB

Baru Lagi, Gejala Omicron yang Muncul saat Bangun Tidur

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Munculnya varian Omicron membuat warga di berbagai negara dunia waspada. Di AS, warga kembali beraktivitas menggunakan masker dan ramai-ramai divaksin COVID-19. Dokter di San Fransisco temukan gejala baru varian Omicron (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Varian Omicron telah menyebar ke 144 negara di dunia sejak pertama kali ditemukan di Afrika Selatan. Meski pasien Omicron cenderung mengeluhkan gejala COVID-19 Omicron, masyarakat tetap diminta waspada karena lebih mudah menular.

Dikutip dari Express UK, Senin (17/1/2022), dr Robert 'Bob' Wachter asal San Francisco, California, Amerika Serikat, menemukan gejala baru varian Omicron yang terjadi pada pagi hari ketika bangun tidur. Ia menceritakan pengalaman anak laki-lakinya yang terinfeksi varian Omicon walaupun sudah menerima vaksin booster.

"Jika kamu menurunkan kewaspadaan (tidak taat protokol kesehatan), itu (varian Omicron) akan menyerangmu," tulis dr Bob Wachter dalam akun Twitter.

Dalam unggahan Twitternya, dr Wachter menceritakan pengalaman anaknya yang berusia 28 tahun dan terinfeksi varian Omicron padahal sudah menerima vaksin dosis ketiga.

Menurut pengakuan sang dokter, anaknya menunjukkan banyak gejala terinfeksi varian Omicron seperti flu, sakit tenggorokkan, batuk kering, nyeri otot dan kedinginan. Tak hanya itu, sang anak juga merasakan gejala seperti kurang enak badan saat bangun tidur.

"Anak saya seharusnya (setelah divaksin booster) baik-baik saja, tapi dia malah merasakan perasaan cemas (anxiety) akibat terinfeksi varian Omicron," tutur dr Wachter.

Saksikan juga: Lingkaran Setan Kekerasan Seksual Anak

[Gambas:Video 20detik]



(any/naf)