Senin, 17 Jan 2022 19:01 WIB

Menkes Kebut Booster di Jabodetabek, Wilayah Pertama yang Bakal Diserang Omicron

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Warga di Dieng Batur, Banjarnegara, antusias ikuti kegiatan vaksinasi COVID-19 massal. Seperti diketahui, vaksinasi gencar dilakukan demi capai herd immunity. Vaksinasi COVID-19. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin memprediksi wilayah Jabodetabek menjadi yang pertama diserang gelombang virus Corona varian Omicron. Puncak gelombang kenaikan kasus Omicron di Indonesia terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret.

Hasil identifikasi Kemenkes menemukan mayoritas transmisi lokal varian Omicron terjadi di DKI Jakarta, dan diperkirakan dalam waktu dekat juga akan meluas ke wilayah Bodetabek mengingat secara geografis daerah-daerah tersebut berdekatan dan mobilitas masyarakatnya sangat tinggi.

Menkes Budi mengatakan akan mempercepat pelaksanaan booster di wilayah tersebut sebagai salah satu cara melindungi masyarakat dari paparan Omicron.

"Selain prokes dan surveilans, juga dipastikan semua rakyat DKI Jakarta dan Bodetabek akan dipercepat vaksinasi boosternya agar mereka siap kalau gelombang Omicron nanti naik secara cepat dan tinggi," ujarnya.

Di samping itu, Menkes Budi juga menyoroti DKI Jakarta sebagai kota pertama yang akan menjadi medan perang pertama menghadapi varian Omicron. Untuk itu ia mendorong agar daerah meningkatkan kegiatan surveilans sehingga penemuan kasus bisa dilakukan sedini.

"Kami juga sampaikan bahwa lebih dari 90% transmisi lokal terjadi di DKI Jakarta, jadi kita harus siapkan khusus DKI Jakarta sebagai medan perang pertama menghadapi varian Omicron, dan kita harus sudah memastikan bisa menangani dengan baik," tegasnya.

Simak juga video 'Daftar Kombinasi Vaksin Booster Tambahan Versi BPOM':

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Efektivitas Booster Pfizer dan Moderna Nantinya akan Menurun "
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)