Rabu, 19 Jan 2022 13:41 WIB

Jarak Vaksin Kedua dan Ketiga Berapa Lama? Simak Aturannya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Makanan dan Minuman Penambah Stamina Setelah Suntik Vaksin Booster Jarak vaksin kedua dan ketiga berapa lama? (Foto: Getty Images/iStockphoto/)
Jakarta -

Jarak vaksin kedua dan ketiga berapa lama? Pertanyaan ini banyak dicari menyusul dimulainya program vaksin COVID-19 booster di Indonesia.

Vaksin booster yang dimulai pada 12 Januari lalu menyasar kelompok usia 18 tahun ke atas dengan lansia dan pengidap imunokompromais menjadi prioritas. Jarak vaksin kedua dan ketiga sudah diatur oleh Kementerian Kesehatan yang menjadi syarat penerima vaksin.

Syarat penerima vaksin:

  • Calon penerima vaksin menunjukkan NIK dengan membawa KTP/KK atau melalui aplikasi PeduliLindungi
  • Berusia 18 tahun ke atas
  • Telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal 6 bulan sebelumnya
  • Prioritas kelompok Lansia dan penderita imunokompromais
  • Lolos skrining vaksinasi booster.

Pemerintah juga menegaskan jarak vaksin kedua dan ketiga minimal enam bulan sebelumnya. Hanya yang mendapat e-tiket dari PeduliLindungi yang diizinkan mengikuti program vaksinasi booster.

Selain itu ada kriteria lain untuk penerima vaksin booster, yakni:

  • Suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celsius
  • Tekanan darah normal tidak lebih dari 140/90 mmHg
  • Tidak memiliki gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defisiensi imun, atau penerima transfusi darah yang sedang dalam tahap pengobatan
  • Tidak memiliki penyakit autoimun, atau penyakit autoimunnya sudah terkontrol
  • Tidak sedang dalam pengobatan imunosupresan, seperti kortikosteroid dan kemoterapi
  • Tidak memiliki penyakit penyerta, seperti gangguan hati, jantung, diabetes, HIV, hipertiroid, dan ginjal yang tidak terkontrol
  • Tidak memiliki penyakit asma berat yang tidak terkontrol
  • Sementara itu syarat untuk ibu hamil kurang lebih sama seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Hanya saja dalam tahapan skrining ada beberapa poin tambahan seperti:
  • Usia kehamilan lebih dari 13 minggu
  • Bebas keluhan preeklampsia (kaki bengkak, sakit kepala, nyeri ulu hati, pandangan kabur, tekanan darah tinggi)


Simak Video "Efektivitas Booster Pfizer dan Moderna Nantinya akan Menurun "
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)