Jumat, 21 Jan 2022 20:48 WIB

Omicron di DKI Jadi 1.177 Kasus, Termasuk 350 Transmisi Lokal

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
SDN Jati 01 Pagi, Pulo Gadung, Jakarta Timur, gelar swab PCR massal yang diikuti para guru. Hal itu dilakukan guna cegah penyebaran Corona di lingkungan sekolah Foto: Pradita Utama
Jakarta -

DKI Jakarta kembali mencatatkan penambahan kasus varian Omicron. Pada Jumat (21/1/2022), jumlah kasus secara kumulatif mencapai 1.177 dan masih didominasi kasus impor.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam siaran pers Pemprov DKI.

"Dari 1.177 orang yang terinfeksi, sebanyak 827 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 350 lainnya adalah transmisi lokal," kata Dwi.

Sementara itu jumlah kasus aktif mengalami peningkatan sebanyak 834 kasus, sehingga totalnya menjadi 6.476 kasus. Dari angka tersebut, 4.633 atau 71,5 persen merupakan transmisi lokal.

"Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 1.484 orang sehingga total 875.743 kasus, yang mana 1.253 di antaranya (84,4%) juga merupakan transmisi lokal," terang Dwi.

Positivity rate dalam sepekan tercatat 5,1 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8 persen. Organisasi kesehatan dunia menetapkan standar tidak lebih dari 5 persen.



Simak Video "Satgas Laporkan Tingkat Kepatuhan Prokes Warga Masih Naik-Turun"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)