Selasa, 25 Jan 2022 09:30 WIB

Pakar AS Beberkan Alasan Masker N95 Jadi yang Terbaik Lawan Omicron

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
N95 PPE protective mask resting on blue medical scrubs with copy space Ilustrasi masker N95. Foto: iStock
Jakarta -

Pakar kesehatan menyarankan untuk meningkatkan perlindungan terhadap varian Omicron yang sangat menular dengan masker yang lebih kuat dari segi perlindungan terhadap droplet seperti N95 atau KN95.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) baru-baru ini memperbarui panduannya dan merekomendasikan jenis masker yang digunakan oleh petugas kesehatan, yaitu N95, tetapi juga mencatat bahwa penting untuk memilih masker yang pas dan akan untuk dikenakan secara konsisten.

"Pesan utama kami adalah bahwa masker apa pun lebih baik daripada tidak menggunakan masker," kata juru bicara CDC Kristen Nordlund dalam sebuah pernyataan.

Masker N95 akan lebih pas di wajah daripada masker kain. Masker N95 juga dibuat dengan bahan khusus yang dirancang untuk memblokir 95 persen partikel berbahaya.

Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences memperkirakan bahwa risiko penularan COVID-19 dapat dikurangi hingga 75 kali lipat ketika orang sakit dan seseorang di dekatnya jika sama-sama mengenakan masker N95.

Selain itu tinjauan penelitian yang diterbitkan pada tahun 2021 menemukan bahwa N95 mengurangi separuh risiko petugas kesehatan terkena COVID-19, dibandingkan dengan masker bedah.

Hanya saja, masker N95 juga punya kekurangan. Pemakaiannya bisa sangat tidak nyaman terlebih jika dipakai dalam waktu lama.

Selain itu masker N95 juga jauh lebih mahal daripada masker bedah atau kain sederhana.

"N95 yang dipasang dengan baik akan menjadi masker filter kualitas tertinggi yang bisa Anda pakai. katanya. Tapi masker terbaik yang bisa Anda pakai adalah yang akan Anda pakai," ucap Emily Sickbert-Bennett, direktur pencegahan infeksi di UNC Medical Center.



Simak Video "Jenis Masker yang Perlu Diperhatikan Agar Terhindar dari Omicron"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)