Selasa, 25 Jan 2022 13:41 WIB

Gejala Mirip, Omicron Bakal Jadi Seperti Flu? Bisa Jadi, Ada Tapinya Sih

Vidya Pinandhita - detikHealth
Kasus Omicron di Indonesia pertama kali terdeteksi Rabu (15/12). Varian Omicron pun pertama kali dijumpai di Wisma Atlet. Bagaimana deretan fakta terbarunya? Penjelasan pakar soal kemungkinan COVID-19 bakal menjadi layaknya flu musiman. Foto: Getty Images/iStockphoto/golibtolibov
Jakarta -

Gejala infeksi varian Omicron diketahui amat mirip dengan flu biasa. Lantas, mungkinkah merebaknya Omicron kini menjadi pertanda COVID-19 bakal menjadi layaknya flu musiman?

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) membenarkan gejala varian Omicron memang mirip dengan gejala flu biasa. Namun begitu ditegaskan, berbeda dari flu pada umumnya, varian Omicron sebagai salah satu varian Corona tetap bisa memicu perburukan gejala hingga risiko kematian khususnya pada kelompok rentan yakni lansia, pengidap komorbid, serta anak-anak.

Terlebih mengingat, Kementerian Kesehatan RI baru-baru ini melaporkan dua pasien COVID-19 varian Omicron di Indonesia meninggal dunia. Diketahui, salah satu pasien tersebut tidak divaksinasi COVID-19, sementara satu lainnya sudah divaksinasi COVID-19 namun memiliki penyakit komorbid yang tidak terkendali.

"Banyak orang yang punya opini bahwa ke depannya COVID-19 terutama model Omicron ini tidak lebih dari flu biasa. Mungkin bisa benar seperti itu dari sisi gejala, karena gejalanya mirip memang dengan batuk pilek (seperti) hidung tersumbat, kemudian cairan di hidung atau meler, dan juga rasa lesu, lemah, demikian kadang demam ini mirip flu biasa," ujar Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat PDPI dr Erlina Burhan dalam konferensi pers virtual bertajuk 'Perkembangan Terkini kasus COVID-19 varian Omicron', Senin (24/1/2022).

"Tapi khusus Omicron terutama kalau dia lanjut usia, orang dengan penyakit komorbid atau penyerta, anak-anak, perlu perhatian khusus. Kalau derajat beratnya penyakit itu bukan ringan, maka sebaiknya dirawat," imbuhnya.

Menurut dr Erlina, meski gejala infeksi varian Omicron mirip dengan flu biasa, perlakuan terhadap kedua penyakit ini tak bisa disamakan.

Berbeda dari penyakit flu yang selama ini dianggap biasa oleh masyarakat, COVID-19 varian Omicron perlu disikapi dengan pembatasan tatap muka serta pemakaian masker. Apalagi, varian Omicron diketahui menular lebih cepat dibanding varian Corona lainnya.

"Saya agak mengkhawatirkan kalau narasi dikatakan persis seperti flu ini menjadi pendapat masyarakat, kenapa? Selama ini masyarakat menganggap flu itu hal biasa tidak perlu perlakuan apa-apa. Padahal kalau flu gejala flu pada Omicron, itu harus ada perlakuan khusus. Contohnya pakai masker, kemudian kalau isolasi mandiri di rumah itu tidak dilakukan flu biasa," beber dr Erlina.

"Setuju bahwa gejalanya mirip flu, tapi perlakuannya berbeda sedikit terutama dari upaya pencegahan penularannya," pungkasnya.

Simak video 'Pemerintah Tak Lirik Lockdown Karena Omicron Masih Terkendali':

[Gambas:Video 20detik]



(vyp/up)