Rabu, 09 Mar 2022 18:25 WIB

Bangku KRL Sudah Nggak Disilang Lho, Tapi Berani Duduk Dempet-dempetan?

Dzihni Ismah Hanifah - detikHealth
Mulai hari ini KAI Commuter tak lagi terapkan jaga jarak tempat duduk penumpang KRL. Sejalan dengan itu, pembatasan kapasitas KRL pun meningkat menjadi 60%. Tak lagi harus jaga jarak di KRL (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Aturan naik commuterline (KRL) mulai dilonggarkan per hari ini Rabu (9/3), pembatasan jarak di tempat duduk setiap gerbong dicabut. Ada yang senang dengan kebijakan ini, tapi tak sedikit pula yang waswas takut ketularan Omicron.

Misalnya Ahmad, mahasiswa asal Jakarta.Meski aturan naik KRL dilonggarkan, ia tetap memilih jaga jarak alih-alih senang dengan ketentuan baru diikuti pelonggaran kapasitas hingga 60 persen.

"Saya tetep jaga jarak sih walaupun udah dicabut karena saya masih takut, ada tempat duduk kosong saya lebih milih berdiri aja karena sudah terbiasa," beber dia saat ditemui detikcom Rabu (9/3/2022) di stasiun Taman Kota, Jakarta Barat.

Senada, karyawan swasta di Jakarta, Petrus, memilih untuk tidak duduk terlalu dekat dengan penumpang lain, demi keamanan dirinya.

"Walaupun pembatas sudah dicabut saya tetep kasih jarak seengganya satu meter. Saran saya kalau bepergian memakai kendaraan KRL ini harus lebih hati-hati lagi dan tetap menjaga protokol kesehatan," kata dia.

Sejumlah pakar juga mengkhawatirkan risiko yang muncul dari kebijakan baru ini. Menurut ahli epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia, sebaiknya pemerintah tak ikut melonggarkan protokol kesehatan, meski puncak Omicron sudah terlewati.

Pasalnya, angka kematian COVID-19 masih berisiko meningkat lantaran tak sedikit masyarakat yang belum divaksinasi COVID-19, bahkan cakupan booster masih di bawah 10 persen.

Dengan situasi seperti sekarang ini, sudah beranikah dempet-dempetan di KRL tanpa jaga jarak? Tuliskan pendapat di komentar ya.



Simak Video "Simak! Syarat Terbaru Bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)