Kamis, 10 Mar 2022 06:45 WIB

Round Up

Bangku KRL Sudah Tak Disilang, Berani Duduk Berdesakan atau Pilih Tetap Berdiri?

Dzihni Ismah Hanifah - detikHealth
Mulai hari ini KAI Commuter tak lagi terapkan jaga jarak tempat duduk penumpang KRL. Sejalan dengan itu, pembatasan kapasitas KRL pun meningkat menjadi 60%. Sudah tidak perlu duduk berjarak di KRL, pilih berdesakan atau tetap berdiri? (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Aturan jaga jarak di commuter line atau KRL telah dilonggarkan, tanda silang di bangku telah dihilangkan. Seolah telanjur jadi kebiasaan, beberapa penumpang lebih memilih tetap berdiri daripada duduk tanpa ada jarak.

Salah satunya Ahmad, seorang mahasiswa di Jakarta yang sehari-hari menggunakan KRL. Meski sudah tidak diharuskan menjaga jarak, ia belum merasa nyaman duduk berdekatan mengingat masih adanya ancaman penularan Omicron.

"Saya tetep jaga jarak sih walaupun udah dicabut karena saya masih takut, ada tempat duduk kosong saya lebih milih berdiri aja karena sudah terbiasa," katanya kepada detikcom.

Petrus, seorang karyawan di Jakarta juga punya pandangan serupa. Menurutnya, protokol kesehatan tetap harus diterapkan meski kasus COVID-19 mengalami tren penurunan belakangan ini.

"Walaupun pembatas sudah dicabut saya tetep kasih jarak seengganya satu meter. Saran saya kalau bepergian memakai kendaraan KRL ini harus lebih hati-hati lagi dan tetap menjaga protokol kesehatan," sebutnya.

Pakar epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono menyoroti masih adanya risiko penularan COVID-19. Terlebih, tidak semua orang punya imunitas yang terbentuk lewat vaksinasi.

"Jadi problem-nya ada pada balita yang belum divaksinasi, itu satu. Kedua balita walaupun 3 tahun, harus pakai masker karena jaga jarak dicabut," beber Pandu.

Dengan kondisi yang ada, kira-kira apa sudah berani duduk berdesakan tanpa jaga jarak di KRL? Tuliskan pendapat di komentar ya.

Simak Video 'Naik KRL Kini Sudah Boleh Duduk Tanpa Berjarak':

[Gambas:Video 20detik]



(up/up)