Jumat, 11 Mar 2022 05:30 WIB

Kenali Ciri-Ciri Kista, Ada yang Jinak Tapi Sebagian Bisa Bahaya

Patrick Trusto Jati Wibowo - detikHealth
Makanan untuk Cegah Kista Ovarium Ciri-ciri kista (Foto: Getty Images/fotostorm)
Jakarta -

Ciri-ciri kista seperti kantung jaringan membran yang berisi cairan, udara, atau zat lain. Kista dapat tumbuh hampir di mana saja di setiap bagian tubuh atau di bawah kulit seseorang.

Ada banyak jenis kista. Kebanyakan kista jinak, atau non-kanker. Ukuran kista bervariasi, mulai dari mikroskopis hingga yang sangat besar. Kista yang sangat besar dapat menggantikan organ dalam. Mayoritas jinak, tetapi beberapa kista bisa menjadi kanker atau pra-kanker.

Kista bukanlah bagian normal dari jaringan di mana ia berada. Ini memiliki membran yang berbeda dan dipisahkan dari jaringan di dekatnya. Bagian luar (kapsular) dari kista disebut dinding kista.

Jika kantung berisi nanah, kista bisa terinfeksi dan akan berubah menjadi apa yang disebut abses.

Bagaimana Cara Mengenali Ciri-Ciri Kista?

Dikutip dari Healthline, ciri-ciri kista dapat muncul terlihat seperti benjolan di kulit. Kista juga terasa seperti benjolan kecil jika tumbuh tepat di bawah kulit.

Beberapa kista tumbuh jauh di dalam tubuh di mana seseorang tidak dapat merasakannya. Namun, mereka dapat menyebabkan atau berkaitan dengan gejala lain.

Misalnya, kista ovarium, seperti yang dihasilkan dari sindrom polikistik ovarium (PCOS), dapat menyebabkan masalah pada fungsi ovarium dan organ reproduksi. Penyakit ginjal polikistik (PKD), yang menyebabkan kista terbentuk di ginjal, dapat mempengaruhi fungsi ginjal.

Ciri-ciri kista lainnya yaitu tumbuh lambat dan memiliki permukaan yang halus. Ukurannya bisa kecil atau sangat besar.

Kebanyakan kista tidak menyakitkan. Mereka biasanya tidak menimbulkan masalah kecuali mereka:

  • sangat besar
  • menimpa saraf atau pembuluh darah
  • tumbuh di daerah sensitif
  • memengaruhi fungsi organ

Banyak kista internal, seperti yang terjadi di ginjal atau hati, mungkin tidak menimbulkan gejala sama sekali. Keberadaan kista mungkin dapat terlewat begitu saja, kecuali jika melakukan MRI, CT, atau ultrasound scanning untuk mendeteksinya.

Jika kista berkembang di otak, maka dapat menyebabkan sakit kepala dan gejala lainnya. Kista payudara juga bisa menyebabkan rasa yang sakit. Penting untuk mengetahui ciri-ciri kista sebagai langkah preventif sebelum memengaruhi fungsi organ.



Simak Video "Presiden Singapura Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)