Kisah Orang-orang 'Sakti': Berisiko, Rajin Tes, Tak Pernah Kena COVID-19

ADVERTISEMENT

Kisah Orang-orang 'Sakti': Berisiko, Rajin Tes, Tak Pernah Kena COVID-19

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Senin, 14 Mar 2022 11:04 WIB
Tenaga kesehatan melakukan tes swab antigen kepada warga di Gg Bahagia, Kel Gerendeng, Kec Karawaci, Tangerang. Upaya ini sebagai tracing atau pelacakan untuk menekan penyebaran COVID-19.
Ilustrasi tes COVID-19. (Foto: Andhika Prasetia)
Jakarta -

Beberapa orang meyakini dirinya tak pernah terpapar COVID-19 sejak wabah merebak. Bahkan, meski di tengah maraknya varian Omicron, orang-orang ini tak pernah terkonfirmasi COVID-19.

Termasuk Janlika Putri, sebagai seorang wartawan yang rutin menjalani swab antigen setiap minggu sebelum liputan, hasil tes-nya selama setahun terakhir tak pernah menunjukkan positif COVID-19.

Padahal, ia kerap menjadi kontak erat pasien positif COVID-19, baik dari teman kantor hingga beberapa narasumber yang ia temui. Sempat merasa was-was, tetapi tak pernah terlintas berpikir dirinya 'kebal' COVID-19.

"Nggak ngerasa kebal tapi lebih ke parno saja, kok lingkungan atau circle aku pada COVID-19, aku nggak. Padahal aku tes COVID-19 hampir tiap minggu karena liputan," beber dia kepada detikcom, ditulis Senin (14/3/2022).

Janlika juga menyebut sama sekali tak pernah mengalami gejala COVID-19. Hal serupa dialami Rian Astuti, pegawai BUMN asal Depok.

Sejak lebih dari setahun kerja selama pandemi COVID-19, ia tak pernah terkonfirmasi positif COVID-19 meski rutin dites, di awal pandemi kantornya mewajibkan rutin tes setiap pekan. Kini, tetap diwajibkan meskipun rentang waktunya diperlonggar menjadi satu bulan sekali.

"Udah kontak sama yang positif tapi tetep aja nggak positif COVID-19. Padahal nggak apa-apa mau positif biar WFH," tuturnya, saat dihubungi terpisah, mengaku dirinya tak pernah bergejala.



Simak Video "Seputar Virus Covid-19 yang Diyakini Buatan Manusia"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT