Kamis, 17 Mar 2022 14:02 WIB

Viral 'Tinder Swindler' Versi Indonesia, Kenapa Gampang 'Silau' oleh Kemewahan?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi Main HP Ilustrasi main ponsel. (Foto: Shutterstock/)
Topik Hangat Tren Pamer Harta
Jakarta -

Viral seorang pria dituding sebagai 'Tinder Swindler' versi Indonesia. Disebutkan, pria tersebut menipu teman kencannya hingga jutaan rupiah.

Awal mula kejadian tersebut dimulai saat seorang pengguna Twitter menceritakan kisahnya yang menjadi korban pria 'Tinder Swindler' ini. Pria tersebut mengaku memiliki bisnis yang besar dan selalu memakai barang bermerek.

Kenapa sih orang mudah 'silau' kemewahan?

Kasus seperti ini bukan sekali dua kali terjadi di masyarakat. Ada baiknya seseorang perlu berhati-hati jika seseorang sudah melabeli dirinya dengan sebutan 'crazy rich'.

Dijelaskan psikolog dari Ohana Space Veronica Adesla, kebanyakan orang yang menjadi 'korban' tidak bisa mengambil keputusan secara matang. Tak jarang, mereka terlalu terburu-buru karena emosi sesaat.

Padahal, menurutnya seseorang yang suka pamer kemewahan, memiliki alibi tersendiri dan untuk mengambil keuntungan dari aksinya.

"Keuntungannya banyak. Mulai dari dapat atensi, menjadi pusat perhatian, kemudian mendapat compliment, mendapatkan pengakuan bahwa misalnya dia orang hebat dan orang besar, mendapatkan status sosial, mendapatkan penerimaan sosial, bahkan mungkin bisa mendapat keuntungan finansial," beber Vero kepada detikcom.

Dorongan untuk berkompetisi dan tuntutan gaya hidup tertentu di lingkungan sosial membuat banyak orang yang mengambil jalan instan untuk menjadi terlihat mewah.



Simak Video "Tertipu di Dating Apps, Bisa Sebabkan Trauma"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)
Topik Hangat Tren Pamer Harta