Selasa, 22 Mar 2022 19:30 WIB

COVID-19 Melandai, Buru-buru Mau Copot Masker? RI Masih Punya TBC Lho

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Woman with hands in latex glove holding protective medical white mask. Hari tuberkulosis sedunia (Foto: Getty Images/iStockphoto/Natasa Ivancev)
Jakarta -

Kasus COVID-19 di Indonesia tampaknya semakin mengalami penurunan tiap harinya. Berdasarkan data Senin, (22/3/2022), tercatat sebanyak 4.699 kasus baru COVID-19 dengan total kasus aktif sebanyak 203.345.

Lantaran hal tersebut, pemerintah pun menerapkan pelonggaran pembatasan di sejumlah wilayah dan aturan protokol kesehatan, seperti tak butuh tes PCR atau antigen sebagai syarat perjalanan.

Ditambah lagi sudah banyak masyarakat yang ingin segera melewati masa-masa pandemi COVID-19 dan kembali pada kehidupan normal sebelum COVID.

Namun, apakah benar Indonesia sudah aman dari penyakit menular? Pasalnya, masih ada lho penyakit menular lain yang mirip dengan COVID-19, salah satunya TBC atau tuberkulosis.

Yakin Nih Buru-buru Lepas Masker?

TBC atau TB merupakan penyakit dengan media penularan melalui udara dan menyerang sistem pernapasan yang berisiko kematian.

Penyakit ini merupakan masalah kesehatan yang menyebabkan 9,9 juta kasus di dunia menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2021. Bahkan, satu kasus TBC paru dapat menularkan kepada 15 orang di sekitarnya.

"Berdasarkan laporan WHO tahun 2021, ada sekitar 9,9 juta kasus TBC di dunia. Sedangkan di Indonesia, menempati peringkat ke-3, setelah India dan China, yaitu dengan jumlah kasus 824.000 dan jumlah kematian sebanyak 93.000 per tahun atau setara 11 kematian/jam," tutur Dr drh Didik Budijanto, Kementerian Kesehatan RI, dalam konferensi virtual, Selasa (22/3/2022).

Dari total kasus sebanyak 824.000 di Indonesia pada tahun 2021, baru 49 persen yang ditemukan dan diobati. Masih ada sekitar 402.502 orang yang belum diobati dan berisiko menjadi sumber penularan di sekitarnya.

"Satu orang bisa menularkan 15-16 orang, kalau 402.502 bisa menularkan berapa juta," tutur dr Didik.

Sementara itu, dr Nurul HW Luntungan, MPH, Ketua Yayasan Stop TB Partnership, juga mengungkapkan bahwa dari sebelum pandemi COVID-19, TBC sudah menjadi salah satu penyakit menular yang mematikan.

"Dari laporan WHO tahun 2021, 10 juta orang di dunia jatuh sakit akibat TBC dan sampai sekarang itu masih ada sekitar 4,1 juta pasien yang tidak terdiagnosa dan terobati sebelum pandemi COVID-19," tutur dr Nurul.

Menurutnya, penggunaan masker itu sangat penting terutama untuk orang yang sedang sakit TBC.

"Tentu memakai masker itu sangat penting, terutama untuk orang yang sedang sakit TBC," tuturnya.



Simak Video "Kepala BKKBN Sebut Tuberkulosis Lebih Mematikan Dibanding Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)